Lokasi rehabilitasi pembangunan bahu beton dan pengaspalan jalan Pandesari-Sukomulyo, Kecamatan Pujon Kidul

PUBM Pemkab Malang Rehabilitasi Infrastruktur Jalan Kecamatan Pujon

Infrastruktur Hits: 133
Sumber Berita: petisi.co

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) melakukan Rehabilitasi jalan antara lain Dusun Pandesari hingga Dusun Sukomulyo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Malang, Ir. Khairul Isnaidi Kusuma, kepada awak media mengatakan. Hal itu dilakukan dikarenakan kondisi jalan tersebut sudah mulai adanya kerusakan atau jalan beraspal itu mengalami kondisi banyak berlubang atau kondisi jalan aspal lama atau exsisting mengalami kerusakan jalan kurang lebih 17 persen.

Dikatakannya, pengerjaan pembangunan infrastruktur jalan ini dikerjakan sepanjang 912 meter dengan lebar 4 hingga 5 meter dari jalan Pandesari hingga Sukomulyo Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon dengan penyelesaian hingga akhir juni tahun 2025.

“Progres penyelesaian pembangunan jalan ini 100 persen selesai akhir juni ini (2025) dan fokus pada Rehabilitasi penanganan Bahu Beton dan pengaspalan jalan sesuai usulan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada tahun anggaran tahun lalu dimana sebelum melakukan pembangunan dilakukan kajian mendalam serta diprioritaskan mengedepankan kepentingan masyarakat luas,” tuturnya, Kamis (26/6/2025).

Sementara itu masyarakat sekitar yang mengaku bernama Anam dengan adanya perbaikan jalan hampir sepanjang satu kilometer ini sangat gembira dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang. “Pasalnya akses jalan yang bagus akan memudahkan masyarakat khususnya dan wisatawan diwilayah Desa Pujon Kidul nyaman dan lancar,” katanya.

Dampaknya kata dia mencontohkan, akan bermanfaat sekali bagi masyarakat  serta wisatawan lokal atau mungkin wisatawan manca negara menuju beberapa akses jalan menuju ke wisata cafe sawah di Pujon Kidul, petik strawberry, serta kantor desa, maupun peternakan dan pertanian.

Ditambahkan Oong, pembangunan jalan ini merupakan penggerak kawasan. Harapan kami dengan penanganan ini terjaga kemantapan jalan sehingga aksesibilitas tetap selalu lancar dan perekonomian masyarakat semakin meningkat. “Terlebih akses jalan tersebut sebagai jalur distribusi pangan dan akses kepariwisata lokal,” pungkas Oong biasa disapa. (clis)

Print