Kementerian Pariwisata memberikan penghargaan kepada para pelaku usaha pariwisata.(BCA)

3 Desa Binaan BCA Sabet Wonderful Indonesia Award 2025

Pariwisata Hits: 38
Sumber Berita: mediaindonesia.com

Tiga desa binaan program Bakti BCA berhasil meraih penghargaan pada ajang Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025, sebuah penghargaan yang diberikan Kementerian Pariwisata kepada para pengelola dan pelaku pariwisata yang dinilai berkontribusi nyata dalam memajukan sektor pariwisata nasional. Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Bakti BCA dalam memberdayakan desa wisata dan memperkuat ekosistem pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

Pada penyelenggaraan WIA 2025, tiga desa binaan Bakti BCA yang berhasil meraih penghargaan adalah:

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana beserta jajaran kementerian kepada para perwakilan desa binaan pada Jumat (5/12) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta. Turut hadir dalam acara ini Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Hariyanto, Deputi Bidang Pemasaran Ni Made Ayu Marthini, serta Vice President Corporate Social Responsibility BCA Nona Faletta Aryuni Sumanang.

Melalui program Desa Bakti BCA, BCA memberikan pendampingan komprehensif bagi 27 desa wisata di Indonesia. Pembinaan mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan atraksi wisata, peningkatan kualitas layanan, edukasi literasi keuangan, perluasan akses pasar, hingga pemberdayaan UMKM lokal. Upaya ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas, meningkatkan daya tarik destinasi, dan menciptakan pariwisata yang lebih inklusif serta berkelanjutan.

Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tiga desa binaan tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa potensi pariwisata lokal dapat terus tumbuh menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberi nilai ekonomi, budaya, dan keberlanjutan bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam membangun pariwisata, dan melalui Bakti BCA, pihaknya berupaya menghadirkan ruang untuk inovasi serta penguatan kapasitas desa wisata.

Dalam kesempatan yang sama, BCA turut dianugerahi penghargaan Most Collaborative Tourism Village Partner. Antonius menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi BCA untuk terus menjadikan pariwisata berbasis komunitas sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Ia menambahkan, ekonomi nasional yang kuat berawal dari desa yang berdaya, dan ke depan, Bakti BCA akan semakin memperkuat pendampingan agar desa wisata mampu berkembang secara mandiri dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. (E-3)

Print