
Profil Kepala Daerah
Profile of the Regional HeadProfil Singkat
Kabupaten Pakpak Bharat saat ini dipimpin oleh Franc Bernhard Tumanggor sebagai Bupati ke-4 yang memimpin Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.
Beliau lahir di Paris pada tanggal 6 Januari 1985, menikah dengan Juniatry Setia Manogihon Sirait, BSc (Hons), MRes dan dikaruniai dua orang anak.
Pendidikan dasar ditempuh di SD Negeri Tebet Timur 18 Pagi dan tamat tahun 1997, kemudian melanjutkan pendidikan di SLTP Negeri 7 Medan dan tamat tahun 2000, serta melanjutkan ke SMU Arena Siswa Bekasi dan tamat tahun 2005.
Pakpak Bharat Regency is currently led by Franc Bernhard Tumanggor as the fourth Regent of Pakpak Bharat.
He was born in Paris on 6 January 1985, married to Juniatry Setia Manogihon Sirait, BSc (Hons), MRes and has two children.
He began his elementary education at SD Negeri Tebet Timur 18 Pagi, continued to SLTP Negeri 7 Medan, and later studied at SMU Arena Siswa Bekasi.
Riwayat Organisasi & Karier
Franc Bernhard Tumanggor mengawali karier organisasi politik di KOSGORO 1957 sejak tahun 2017 dan aktif di Partai GOLKAR Provinsi Sumatera Utara sejak tahun 2016.
He began his political organizational career at KOSGORO 1957 in 2017 and has also been active in the GOLKAR Party of North Sumatra.
His professional background includes serving as Commissioner of PT Indokebun Unggul, President Director of PT Permata Hijau Gasindo, and Member of the North Sumatra Provincial Regional Parliament.
Core Value “SADA”
Nilai dasar kinerja Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dirangkum dalam Core Value SADA.
Sambutan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
Foreword of the Head of the One-Stop Office of Investment and Integrated Services of Pakpak Bharat RegencySambutan
Mengawali sambutan ini, sepatutnyalah kita persembahkan puji dan syukur ke Hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat dan rahmat-Nya sehingga Buku Profil Investasi Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2025 dapat disusun dan diselesaikan dengan baik.
Peningkatan investasi pada suatu wilayah akan menciptakan peluang munculnya kegiatan-kegiatan usaha lain sehingga diharapkan ekonomi masyarakat dapat berkembang dan berkelanjutan.
Buku ini memberikan gambaran dan potensi investasi baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang menjadi sumber informasi bagi para Pelaku Usaha dan Investor yang ingin menanamkan modalnya di Kabupaten Pakpak Bharat.
Starting the foreword, we should offer praise and gratitude to Almighty God for His blessings and grace so that the 2025 Investment Profile Book of Pakpak Bharat Regency can be compiled and completed properly.
Increasing investment in a region will create opportunities for other business activities to emerge, so that the community's economy is expected to develop and become sustainable.
This book provides an overview of investment potential in both natural resources and human resources, serving as a source of information for business actors and investors who wish to invest in Pakpak Bharat Regency.
Komitmen Pelayanan Investasi
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pakpak Bharat siap memberikan pelayanan terhadap permohonan perizinan untuk investasi di wilayah ini dengan segala kemudahan yang diberikan dengan penuh komitmen, berintegritas dan transparan.
Akhirnya saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan semoga memberikan manfaat bagi kita semua.
The One-Stop Office of Investment and Integrated Services of Pakpak Bharat Regency is ready to provide services for investment licensing applications in the region with ease of service, full commitment, integrity and transparency.
Finally, I would like to thank all parties who have contributed, and hopefully this investment profile will provide benefits for all of us.
“Izin Beres, Bisnis Sukses”
“Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Penguatan Daya Saing Ekonomi Berbasis Potensi Lokal”
Prioritas Pembangunan
Investasi Mudah, Pelayanan Transparan
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui DPMPTSP berkomitmen menciptakan iklim investasi yang semakin mudah, transparan, berintegritas dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Visi dan Misi
Vision and Mission“Terwujudnya Kabupaten Pakpak Bharat Yang Maju, Berdaya Saing, Berkeadilan dan Sejahtera Melalui Peningkatan Perekonomian dan Sumber Daya Manusia Berlandaskan Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat.”
Misi | Mission
Meningkatkan Daya Saing Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Berbasis Pertanian, Peternakan, Budaya dan Potensi Lokal untuk Mempercepat Pertumbuhan serta Pemerataan Ekonomi Rakyat melalui Penguatan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat.
Increasing Regional Competitiveness and Regional Economic Growth Based on Agriculture, Livestock, Culture and Local Potential to Accelerate Growth and Equity of the People's Economy through Village Strengthening and Community Empowerment.
Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat melalui Peningkatan Kualitas Sumber Daya yang Berbasis Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial.
Improving the Quality of Life of the Community through Improving the Quality of Resources Based on Education, Health and Social Welfare.
Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel, Efisien, Efektif dan Mengutamakan Pelayanan Publik.
Improving Accountable, Efficient and Effective Governance while Prioritizing Public Services.
Meningkatkan Pembangunan yang Merata, Berkeadilan dan Berkelanjutan, serta Menciptakan Dunia Usaha dan Investasi yang Adil dan Pro Rakyat.
Improving Equitable, Just and Sustainable Development, and Creating a Fair and Pro-People Business and Investment World.
Meningkatkan dan Menguatkan Pelestarian dan Diplomasi Budaya Daerah.
Improving and Strengthening the Preservation and Diplomacy of Regional Culture.
Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal dan Budaya
Arah pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat menempatkan pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, penguatan budaya, pelayanan publik dan investasi yang adil sebagai bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Gambaran Umum Kabupaten Pakpak Bharat
Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang dibentuk pada tanggal 28 Juli 2003 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Dairi. Kabupaten Pakpak Bharat terletak di kaki pegunungan kawasan tinggi Bukit Barisan. Kegiatan perekonomian daerah terutama berfokus pada sektor pertanian dan perkebunan.
Letak Geografis dan Batas Wilayah
Secara geografis Kabupaten Pakpak Bharat berada pada koordinat 2°15’00’’–3°32’00” Lintang Utara dan 96°00’00’’–98°31’00’’ Bujur Timur.
Wilayah Administrasi
Kabupaten Pakpak Bharat memiliki luas keseluruhan 1.365,61 km² dan terbagi menjadi 8 kecamatan.
Kondisi Geografis dan Iklim
Dari 52 desa yang terdapat di Kabupaten Pakpak Bharat, sebanyak 51 desa berada pada wilayah lereng/puncak dan hanya 1 desa berada di wilayah dataran. Komposisinya terdiri dari 50 desa swadaya dan 2 desa swakarya serta 211 dusun.
Seluruh desa tidak berada di tepi laut. Berdasarkan status perkembangan desa tahun 2024, terdapat 8 desa maju, 38 desa berkembang dan 6 desa tertinggal.
Karena berada dekat garis khatulistiwa, Kabupaten Pakpak Bharat tergolong wilayah beriklim tropis dengan kondisi geografis berbukit-bukit.
Penduduk
Penduduk Kabupaten Pakpak Bharat terdiri dari beragam suku yang tersebar di seluruh wilayah. Kondisi geografis yang berbatasan dengan berbagai daerah menciptakan pembauran masyarakat yang heterogen.
Suku yang terdapat di Kabupaten Pakpak Bharat antara lain Pakpak sebagai penduduk asli, Batak, Karo, Jawa, Aceh, Mandailing, Nias serta beberapa suku lainnya.
Jumlah penduduk tahun 2024 tercatat 56.212 jiwa dengan rasio jenis kelamin sebesar 102,26.
Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Kepadatan penduduk Kabupaten Pakpak Bharat rata-rata mencapai 42 jiwa per km², dengan laju pertumbuhan penduduk rata-rata sebesar 1,94%.
Kehidupan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat pada umumnya ditopang oleh sektor pertanian serta perdagangan besar dan eceran.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Pakpak Bharat Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) pada tahun 2024 mencapai Rp1.718,75 miliar.
Struktur perekonomian Kabupaten Pakpak Bharat masih didominasi oleh sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang memberikan kontribusi lebih dari separuh total PDRB daerah.
Struktur Kontribusi Perekonomian Tahun 2024
Sarana dan Prasarana Kabupaten Pakpak Bharat
Ketersediaan fasilitas sosial, kesehatan, ekonomi, perdagangan, keuangan serta akomodasi menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pengembangan investasi di Kabupaten Pakpak Bharat.
Infrastruktur Pendukung
Pengembangan sarana dasar dan fasilitas umum terus menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, pelayanan publik dan aktivitas usaha di Kabupaten Pakpak Bharat.
Jaringan Jalan
Mendukung konektivitas antarkecamatan, desa dan pusat kegiatan ekonomi.
Energi Listrik
Mendukung kegiatan rumah tangga, pelayanan publik dan dunia usaha.
Air Bersih
Sarana dasar untuk mendukung kehidupan masyarakat dan kegiatan ekonomi.
Telekomunikasi
Infrastruktur informasi dan komunikasi menjadi pendukung aktivitas pemerintahan dan usaha.
Industri dan Perdagangan
Menyerap sekitar 1.748 tenaga kerja .
perusahaan industri kecil dengan 1.690 tenaga kerja, serta 26 industri kerajinan rumah tangga dengan 58 tenaga kerja.
Sarana Perdagangan
Perbankan
3 BankBank SUMUT, Bank BRI dan Bank BPR NBP.
Koperasi
82 UnitJumlah koperasi aktif di Kabupaten Pakpak Bharat.
Hotel / Penginapan
2 UnitKapasitas keseluruhan sebanyak 48 kamar.
Infrastruktur Ekonomi Daerah
Keberadaan industri kecil, pasar, toko, kios, warung, koperasi, perbankan serta penginapan memperkuat ekosistem ekonomi lokal dan menjadi fasilitas pendukung pengembangan investasi.
Dukungan Fasilitas bagi Dunia Usaha
Ketersediaan fasilitas sosial, fasilitas perdagangan, layanan keuangan dan akomodasi menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan investasi di Kabupaten Pakpak Bharat.
Pelayanan Penanaman Modal dan Perizinan Berusaha
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat memberikan kemudahan pelayanan investasi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, termasuk pelayanan dan pendampingan bagi pelaku usaha dalam proses pendaftaran perizinan secara elektronik.
Pendampingan Pelaku Usaha
Apabila pelaku usaha belum memahami proses pendaftaran secara online, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Penanaman Modal bersedia mendampingi pelaku usaha dalam melakukan pendaftaran.
Dokumen perizinan berusaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS dilengkapi tanda tangan elektronik yang sah dan mengikat secara hukum serta dapat dicetak oleh pelaku usaha.
Sistem Pelayanan Perizinan
Pelayanan Perizinan Berusaha di Kabupaten Pakpak Bharat telah melalui lembaga Online Single Submission (OSS) dan tidak dikenakan biaya atau gratis. Pelaku usaha dapat mengurus perizinan melalui OSS apabila telah memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Persetujuan Bangunan Gedung
Pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dilakukan melalui Sistem Pelayanan Perizinan Secara Elektronik (SPPE), karena PBG masih dikenakan retribusi khusus untuk bangunan hunian dan usaha, kecuali PBG fasilitas umum.
Peningkatan Mutu Pelayanan Publik
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam meningkatkan pelayanan publik yang prima melaksanakan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Kabupaten Pakpak Bharat menjadi model percontohan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 secara terintegrasi dan mandiri pada level pemerintah kabupaten. Seluruh OPD dan UPT telah menyusun manual mutu pelayanan publik sesuai SMM ISO 9001:2008.
Capaian Pelayanan
Penerapan secara serentak pada seluruh OPD dan UPT disebut sebagai yang pertama di Indonesia. Kabupaten Pakpak Bharat memperoleh Ranking II dalam pelayanan publik di Indonesia.
Kelompok Pelayanan Perizinan
Pelayanan perizinan pada prinsipnya dikelompokkan menjadi izin dasar/prasyarat, izin berusaha, izin komersial atau operasional, serta izin nonberusaha.
| No. | Kelompok Pelayanan | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | Izin Dasar / Prasyarat | Persyaratan dasar yang harus dipenuhi sebelum kegiatan usaha dilaksanakan. |
| 2 | Izin Berusaha | Perizinan yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan kegiatan usaha. |
| 3 | Izin Komersial / Operasional | Perizinan yang diperlukan untuk operasional atau komersialisasi usaha. |
| 4 | Izin Nonberusaha | Pelayanan izin yang tidak langsung termasuk kegiatan perizinan berusaha. |
Jenis Pelayanan Izin Komersial / Operasional
| No. | Jenis Izin |
|---|---|
| 1 | Izin Toko Alat Kesehatan |
| 2 | Sertifikat Produksi Perusahaan Rumah Tangga Alat Kesehatan dan PKRT |
| 3 | Izin Operasional Rumah Sakit Kelas C dan D |
| 4 | Izin Operasional Klinik |
| 5 | Izin Operasional Puskesmas |
| 6 | Izin Laboratorium Klinik Utama dan Pratama |
| 7 | Izin Apotek |
| 8 | Izin Toko Obat |
| 9 | Izin Optikal |
| 10 | Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) |
| 11 | Sertifikat Produksi Usaha Kecil dan Mikro Obat Tradisional |
| 12 | Izin Pembukaan Kantor Cabang Pembantu Koperasi Simpan Pinjam |
| 13 | Izin Pembukaan Kantor Cabang Koperasi Simpan Pinjam |
| 14 | Izin Pembukaan Kantor Kas Koperasi Simpan Pinjam |
| 15 | Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) |
| 16 | Izin Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3 |
| 17 | Izin Pengelolaan Limbah B3 |
| 18 | Izin Pengumpulan Limbah B3 |
| 19 | Pengesahan Pertelaan |
| 20 | Sertifikat Laik Fungsi |
| 21 | Izin Pengubahan Rencana Fungsi dan Pemanfaatan Rusun |
| 22 | Izin Rencana Fungsi dan Pemanfaatan Rusun |
| 23 | Izin Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Nonformal |
| 24 | Tanda Daftar Gudang |
| 25 | Surat Tanda Pendaftaran Waralaba |
| 26 | Persetujuan Kegiatan Kerja Keruk dan/atau Reklamasi |
| 27 | Izin Mendirikan Tempat Tinggal Landas dan Mendarat Helikopter |
| 28 | Izin Mendirikan Menara Telekomunikasi |
Jenis Pelayanan Izin Nonberusaha
| No. | Jenis Izin |
|---|---|
| 1 | Surat Izin Praktik Dokter Hewan |
| 2 | Surat Izin Praktik Apoteker |
| 3 | Surat Izin Praktik Bidan |
| 4 | Surat Izin Praktik Dokter / Dokter Gigi |
| 5 | Surat Izin Praktik Ahli Teknologi Laboratorium Medik |
| 6 | Surat Izin Praktik Fisikawan Medis |
| 7 | Surat Izin Praktik Fisioterapis |
| 8 | Surat Izin Praktik Kesehatan Masyarakat |
| 9 | Surat Izin Praktik Okupasi Terapis |
| 10 | Surat Izin Praktik Penata Anestesi |
| 11 | Surat Izin Perawat Anestesi |
| 12 | Surat Izin Praktik Perawat |
| 13 | Surat Izin Praktik Perekam Medis |
| 14 | Surat Izin Praktik Radiografer |
| 15 | Surat Izin Praktik Refraksionis Optisien |
| 16 | Surat Izin Praktik Tenaga Gizi |
| 17 | Surat Izin Praktik Tenaga Sanitarian |
| 18 | Surat Izin Praktik Tenaga Teknis Kefarmasian |
| 19 | Surat Izin Praktik Terapis Gigi dan Mulut |
| 20 | Surat Izin Praktik Terapis Wicara |
| 21 | Surat Izin Tukang Gigi |
| 22 | Surat Izin Penyehatan Tradisional |
| 23 | Surat Izin Operasional Unit Transfusi Darah |
| 24 | Izin Pemakaian Bahu Jalan / Trotoar |
| 25 | Izin Pemakaian Bahu Jalan / Trotoar Separuh Jalan pada Jalan Kabupaten |
| 26 | Izin Pemakaian Tanah Sempadan Sungai, Sumber Air dan Saluran Irigasi |
| 27 | Izin Penurunan Trotoar |
| 28 | Pengesahan Rencana Penggunaan Ruang |
| 29 | Izin Penyelenggaraan Reklame |
| 30 | Izin Penyelenggaraan Kegiatan Olahraga |
| 31 | Izin Penyelenggaraan Kegiatan Kesenian |
| 32 | Izin Penyelenggaraan Kegiatan Perhelatan |
| 33 | Izin Survei bagi Mahasiswa yang Akan Melakukan Penelitian |
| 34 | Pembentukan Bursa Kerja di Sekolah |
| 35 | Izin Tenaga Kerja Asing |
| 36 | Izin Pemutusan Hubungan Kerja |
| 37 | Izin Penyelenggaraan Perparkiran |
| 38 | Izin Insidentil |
Sarana Pendukung Investasi
Kabupaten Pakpak Bharat memiliki Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang berada dalam satu gedung dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Pelayanan perizinan telah berbasis elektronik karena hampir seluruh wilayah Kabupaten Pakpak Bharat telah memiliki sarana jaringan internet yang memadai.
Kebijakan Investasi
Selain didukung sarana dan prasarana berbasis elektronik, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menerapkan kebijakan untuk mendukung kemudahan berusaha dan penanaman modal.
Kewenangan Bupati dalam penerbitan izin didelegasikan kepada Kepala DPMPTSP.
SOP diterapkan untuk menciptakan kemudahan, kecepatan dan transparansi pelayanan perizinan berusaha.
Pemanfaatan jaringan internet dan sistem elektronik mendukung pelayanan investasi.
Pelaku usaha yang mengalami kesulitan melakukan pendaftaran dapat memperoleh pendampingan.
Realisasi Investasi Penanaman Modal Menurut Jenis Investasi dan Triwulan
Data realisasi investasi pada dokumen disajikan berdasarkan jenis investasi dan periode triwulan. Untuk versi web, tabel disajikan dalam bentuk teks agar lebih tajam dan mudah dibaca.
| Jenis Investasi | Triwulan I | Triwulan II | Triwulan III | Triwulan IV | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| Penanaman Modal Dalam Negeri | Data sesuai dokumen | Data sesuai dokumen | Data sesuai dokumen | Data sesuai dokumen | Data sesuai dokumen |
| Penanaman Modal Asing | Data sesuai dokumen | Data sesuai dokumen | Data sesuai dokumen | Data sesuai dokumen | Data sesuai dokumen |
Jumlah Izin yang Diterbitkan Menurut Jenis dan Bulan Tahun 2024
| Jenis Izin | Jan | Feb | Mar | Apr | Mei | Jun | Jul | Agu | Sep | Okt | Nov | Des | Total |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Perizinan Berusaha | Data jumlah izin mengikuti tabel pada dokumen sumber | ||||||||||||
| Perizinan Nonberusaha | Data jumlah izin mengikuti tabel pada dokumen sumber | ||||||||||||
Potensi dan Peluang Investasi Sektor Unggulan
Kabupaten Pakpak Bharat memiliki basis ekonomi yang kuat pada sektor sumber daya lokal. Potensi tersebut membuka peluang pengembangan investasi terutama melalui peningkatan produksi, hilirisasi, pengolahan, pemasaran serta pengembangan fasilitas pendukung.
Pertanian
Budidaya, pascapanen, pengolahan dan pemasaran komoditas pertanian.
Perkebunan
Pengembangan komoditas perkebunan dan industri pengolahan.
Peternakan
Budidaya, pembibitan dan pengolahan hasil peternakan.
Industri Pengolahan
Hilirisasi produk pertanian, perkebunan dan komoditas unggulan.
Kehutanan
Pemanfaatan sumber daya secara produktif dan berkelanjutan.
Pariwisata
Pengembangan wisata alam, budaya, amenitas dan fasilitas pendukung.
Potensi Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan
Kabupaten Pakpak Bharat memiliki basis ekonomi berbasis sumber daya lokal, terutama pertanian, perkebunan, hortikultura, peternakan dan perikanan. Potensi tersebut memberikan ruang pengembangan produksi, pengolahan hasil, hilirisasi dan investasi.
Kopi Pakpak Bharat
Kopi merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Pakpak Bharat. Pada tahun 2024, luas areal kopi tercatat sekitar 970 hektare dengan produksi sebesar 1.489,9 ton.
Jenis kopi yang ditanam masyarakat adalah Robusta dan Arabika. Kondisi geografis serta cuaca daerah memberikan karakter rasa dan aroma yang khas. Produk kopi masih banyak dikembangkan melalui skala UMKM dalam bentuk kopi bubuk dan biji kopi, salah satunya melalui pengembangan Kopi Lapang.
Potensi Hortikultura dan Biofarmaka
Kondisi agroklimat Kabupaten Pakpak Bharat mendukung pengembangan berbagai komoditas sayuran, buah-buahan dan tanaman biofarmaka.
Sayuran dan Buah Semusim
| No. | Komoditas | Luas Panen | Satuan | Produksi | Satuan Produksi |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Kubis | 4,80 | Ha | 872,00 | Kuintal |
| 2 | Labu Siam | 5,65 | Ha | 428,00 | Kuintal |
| 3 | Petsai | 1,46 | Ha | 1.052,10 | Kuintal |
| 4 | Terung | 11,29 | Ha | 1.174,40 | Kuintal |
| 5 | Tomat | 5,34 | Ha | 1.149,25 | Kuintal |
| 6 | Wortel | 0,08 | Ha | 13,00 | Kuintal |
| 7 | Semangka | 0,40 | Ha | 57,00 | Kuintal |
Tanaman Biofarmaka
| No. | Komoditas | Luas Panen | Produksi |
|---|---|---|---|
| 1 | Jahe | 77.900 m² | 171.288 Kg |
| 2 | Jeruk Nipis | 4.000 m² | 101.500 Kg |
| 3 | Kapulaga | 900 m² | 1.705 Kg |
| 4 | Kencur | 3.230 m² | 5.081 Kg |
| 5 | Kunyit | 7.440 m² | 27.972 Kg |
| 6 | Lengkuas | 3.540 m² | 15.926 Kg |
| 7 | Temulawak | 50 m² | 50 Kg |
| 8 | Serai | 8.450 m² | 56.090 Kg |
Buah-Buahan
Kabupaten Pakpak Bharat menghasilkan beragam buah-buahan yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui penguatan budidaya, pascapanen, pengolahan produk dan pemasaran.
Produksi Buah-Buahan
| No. | Komoditas | Produksi | Satuan |
|---|---|---|---|
| 1 | Alpukat | 3.265,96 | Kuintal |
| 2 | Buah Naga | 129,00 | Kuintal |
| 3 | Duku / Langsat | 90,00 | Kuintal |
| 4 | Durian | 10.717,60 | Kuintal |
| 5 | Jambu Air | 753,00 | Kuintal |
| 6 | Jambu Biji | 16,80 | Kuintal |
| 7 | Jeruk Lemon | 20,00 | Kuintal |
| 8 | Jeruk Siam | 3.407,20 | Kuintal |
| 9 | Lengkeng | 3,60 | Kuintal |
| 10 | Mangga | 20,30 | Kuintal |
| 11 | Manggis | 866,25 | Kuintal |
| 12 | Nenas | 4.368,20 | Kuintal |
| 13 | Nangka / Cempedak | 590,40 | Kuintal |
| 14 | Pepaya | 720,10 | Kuintal |
| 15 | Pisang | 3.505,00 | Kuintal |
| 16 | Rambutan | 26,00 | Kuintal |
Tanaman Pangan
Tanaman pangan memiliki peranan strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan peluang pengembangan industri pengolahan hasil pertanian.
| No. | Komoditas | Luas Panen | Produksi |
|---|---|---|---|
| 1 | Padi Sawah | 2.022,90 Ha | 9.910,75 Ton |
| 2 | Padi Gogo / Darat | 2.624,00 Ha | 7.923,85 Ton |
| 3 | Jagung | 3.062,00 Ha | 18.433,35 Ton |
| 4 | Ubi Jalar | 16,70 Ha | 252,40 Ton |
| 5 | Ubi Kayu | 43,25 Ha | 939,50 Ton |
| 6 | Kacang Tanah | 24,35 Ha | 45,33 Ton |
Potensi Peternakan
Sektor peternakan di Kabupaten Pakpak Bharat masih memiliki potensi untuk dikembangkan mengingat masih tersedianya lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal.
| No. | Jenis Ternak | Populasi | Produksi Daging | Produksi Telur |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Lembu | 333 ekor | 79 ton | - |
| 2 | Kerbau | 799 ekor | 19 ton | - |
| 3 | Kambing | 831 ekor | 279 ton | - |
| 4 | Babi | 1.600 ekor | 554 ton | - |
| 5 | Ayam Kampung | 165.100 ekor | 113,16 ton | 24.824 ton |
| 6 | Ayam Ras | 66.400 ekor | 75,89 ton | - |
| 7 | Itik | 1.000 ekor | 197 ton | 0,2449 ton |
Potensi Perikanan
Potensi perikanan Kabupaten Pakpak Bharat terdiri dari akuakultur air kolam tenang dan minapadi, serta kegiatan perikanan tangkap pada perairan umum terbuka seperti sungai dan genangan air.
Perikanan Air Tawar
Jenis ikan yang dikembangkan antara lain ikan mas, nila hitam, nila merah, nila Mozambik, ikan patin, lele dan beberapa jenis ikan air tawar lainnya.
Produksi Budidaya Ikan Air Tawar
| No. | Jenis Ikan | Produksi |
|---|---|---|
| 1 | Ikan Mas | 8,133 ton |
| 2 | Nila Hitam | 8,284 ton |
| 3 | Lele | 7,661 ton |
| Jumlah Produksi | 24,078 ton | |
Arah Pengembangan Potensi Investasi
| No. | Sektor | Peluang Pengembangan |
|---|---|---|
| 1 | Pertanian | Peningkatan produksi padi, palawija dan hortikultura, termasuk cabai, bawang merah, durian, jeruk dan pisang. |
| 2 | Perikanan | Pengembangan budidaya darat melalui kolam air tenang dan minapadi serta peningkatan perikanan tangkap pada perairan umum terbuka. |
| 3 | Perkebunan | Pengembangan produksi Kopi Lapang serta peningkatan produksi nenas unggul di beberapa kecamatan. |
Hotel dan Restoran
Ketersediaan akomodasi dan fasilitas makan-minum menjadi komponen penting dalam mendukung aktivitas perjalanan, kegiatan pemerintahan, bisnis dan pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Pakpak Bharat.
Hotel dan Akomodasi Tahun 2024
Pada tahun 2024 terdapat 3 hotel/homestay di Kabupaten Pakpak Bharat dengan kapasitas keseluruhan 35 kamar.
Hotel Mendena
21 KamarMemiliki kapasitas terbesar dari tiga akomodasi yang tercatat pada tahun 2024.
D-Marrirat Homestay
6 KamarSalah satu fasilitas akomodasi yang tersedia di Kabupaten Pakpak Bharat.
Sejahtera Homestay
8 KamarMenambah kapasitas penginapan bagi pengunjung dan pelaku perjalanan.
| No. | Nama Hotel / Homestay | Jumlah Kamar |
|---|---|---|
| 1 | Hotel Mendena | 21 kamar |
| 2 | D-Marrirat Homestay | 6 kamar |
| 3 | Sejahtera Homestay | 8 kamar |
| Total | 35 kamar | |
Fasilitas Kuliner Tahun 2024
Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 534 restoran dan rumah makan yang tersebar di seluruh 8 kecamatan di Kabupaten Pakpak Bharat. Keberadaan fasilitas kuliner ini menjadi salah satu unsur pendukung aktivitas masyarakat, perjalanan, perdagangan dan pelayanan wisata.
Potensi dan Peluang Investasi Sektor Unggulan
Sektor Ketenagalistrikan
Dengan topografi yang berbukit-bukit dan masih luasnya hutan sekitar ±87% dari luas wilayah, Kabupaten Pakpak Bharat memiliki sumber daya air yang sangat potensial untuk pengembangan ketenagalistrikan, baik Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) maupun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).
Potensi Sumber Daya Air
Potensi tersebut didukung keberadaan sungai-sungai panjang yang berarus deras dengan debit air yang sangat besar. Terdapat tiga sungai besar dan panjang, yaitu Sungai Lae Ordi, Lae Kombih, dan Lae Cinendang. Ketiganya memiliki panjang sekitar 50 sampai 75 kilometer.
Debit air yang besar dan arus yang deras memberikan potensi pembangkitan listrik dengan kapasitas lebih dari 200 MW.
Realisasi Investasi Ketenagalistrikan
Potensi ketenagalistrikan Kabupaten Pakpak Bharat telah menarik minat investor dan pelaku usaha, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).
Pada tahun 2020, realisasi investasi penanaman modal di sektor ketenagalistrikan mencapai Rp14.237.350.063.
Nilai sumber: Rp7.452.055.796
Nilai sumber: Rp6.785.294.267
Dukungan Distribusi Kelistrikan
Kabupaten Pakpak Bharat juga memiliki 1 gardu listrik. Keberadaan fasilitas tersebut mendukung dan memudahkan investor dalam mendistribusikan listrik yang dihasilkan ke jaringan PLN.
Teh Gambir
Gambir merupakan tanaman unggulan yang telah lama dikembangkan masyarakat Pakpak secara turun-temurun. Tanaman ini termasuk komoditas khas karena tidak seluruh wilayah di Indonesia sesuai untuk pertumbuhan gambir.
Salah satu produk olahannya adalah Teh Gambir, yang dibuat dari daun gambir yang telah dikeringkan. Produk ini memiliki warna dan aroma yang khas.
Dalam dokumen profil investasi, gambir juga disebut memiliki pemanfaatan untuk kesehatan dan kecantikan. Teh Gambir dikembangkan sebagai salah satu bentuk diversifikasi produk yang meningkatkan nilai tambah komoditas gambir.
Tinta Pemilu Gambir
Selain diolah menjadi teh, gambir juga dapat dikembangkan menjadi tinta karena memiliki warna alami dan karakter warna yang tidak mudah luntur.
Gambir telah banyak dimanfaatkan dalam industri pewarnaan, termasuk sebagai bahan pewarna kain batik. Atas dasar karakter tersebut, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat mencoba mengembangkan pengolahan gambir menjadi tinta.
Tinta berbahan gambir disebut memiliki daya tahan yang lebih lama sehingga berpotensi digunakan sebagai tinta pemilu pada kegiatan demokrasi.
Peluang Investasi Kopi Lapang
Kopi Lapang menjadi salah satu produk yang telah dikembangkan dan memiliki karakteristik khusus yang dapat menjadi dasar pengembangan produk serta peluang investasi.
Karakteristik Kopi Lapang
- Memiliki rasa yang lebih menyerupai cokelat.
- Memiliki aroma yang khas dan manis.
- Warna dapat bervariasi sesuai dengan cara pengolahan.
- Memiliki tekstur yang lebih kasar.
Ciri-ciri Pohon Kopi Lapang
- Lebih rentan diserang serangga.
- Tumbuh di dataran rendah.
- Jumlah biji kopi yang dihasilkan lebih tinggi.
- Membutuhkan waktu sekitar 10–11 bulan dari proses bunga hingga menjadi buah.
Nenas Unggul
Tanaman nenas merupakan salah satu komoditas yang dikembangkan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pakpak Bharat.
Areal nenas terluas terdapat di Kecamatan Salak, mencapai 41,4 hektar, disusul Kecamatan Siempat Rube seluas 20 hektar.
Produksi nenas Kabupaten Pakpak Bharat pada tahun 2024 mencapai 436,82 ton.
Sebaran Luas Tanaman Nenas
| No. | Kecamatan | Luas Tanaman |
|---|---|---|
| 1 | Salak | 41,4 Ha |
| 2 | Siempat Rube | 20 Ha |
| 3 | Sitellu Tali Urang Jehe | 1 Ha |
| 4 | Sitellu Tali Urang Julu | 3,5 Ha |
| 5 | Pergetteng-getteng Sengkut | 1 Ha |
| 6 | Kerajaan | 3 Ha |
| 7 | Tinada | 2 Ha |
Potensi Sumber Daya Alam
Pertanian dan Hortikultura
Pada tahun 2024, subsektor perkebunan Kabupaten Pakpak Bharat memiliki beberapa komoditas andalan, terutama kelapa sawit, gambir dan kopi. Ketiga komoditas tersebut memiliki luas areal dan tingkat produksi yang cukup besar sehingga menjadi bagian penting dalam struktur ekonomi daerah.
Komoditas Perkebunan Utama Tahun 2024
| No. | Komoditas | Luas Areal | Produksi | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
|
1
|
Kelapa Sawit | 4.387 Ha | 30.076 Ton | Komoditas perkebunan utama |
|
2
|
Gambir | 1.623,5 Ha | 3.910 Ton | Produk unggulan daerah |
|
3
|
Kopi | 970 Ha | 1.489,9 Ton | Robusta dan Arabika |
Perkembangan Produksi Durian
Pada subsektor hortikultura, tanaman buah yang menjadi perhatian adalah durian. Produksi durian mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2023 produksi durian tercatat sebesar 28.324,0 kuintal, kemudian menurun menjadi 10.717,6 kuintal pada tahun 2024.
Penurunan produksi berkaitan dengan berkurangnya musim panen sehingga jumlah hasil produksi durian pada tahun 2024 lebih rendah dibandingkan tahun 2023.
Produksi Hortikultura Kabupaten Pakpak Bharat
| No. | Jenis Komoditas | Luas Panen | Satuan | Produksi | Satuan |
|---|---|---|---|---|---|
| SAYURAN | |||||
1 |
Bawang Daun | 7,16 | Ha | 282,40 | Kuintal |
2 |
Bawang Merah | 16,45 | Ha | 766,32 | Kuintal |
3 |
Bayam | 3,99 | Ha | 202,61 | Kuintal |
4 |
Buncis | 4,07 | Ha | 646,98 | Kuintal |
5 |
Cabai Besar | 3,25 | Ha | 276,78 | Kuintal |
6 |
Cabai Keriting | 93,91 | Ha | 6.590,26 | Kuintal |
7 |
Cabai Rawit | 111,21 | Ha | 5.447,83 | Kuintal |
8 |
Jamur Tiram | 80,00 | Ha | 38,13 | Kuintal |
9 |
Kacang Panjang | 6,58 | Ha | 797,12 | Kuintal |
10 |
Kangkung | 1,93 | Ha | 139,50 | Kuintal |
11 |
Kembang Kol | 1,80 | Ha | 42,00 | Kuintal |
12 |
Kentang | 5,71 | Ha | 731,90 | Kuintal |
13 |
Ketimun | 4,80 | Ha | 872,00 | Kuintal |
14 |
Kubis | 4,80 | Ha | 872,00 | Kuintal |
15 |
Labu Siam | 5,65 | Ha | 428,00 | Kuintal |
16 |
Petsai | 1,46 | Ha | 1.052,10 | Kuintal |
17 |
Terung | 11,29 | Ha | 1.174,40 | Kuintal |
18 |
Tomat | 5,34 | Ha | 1.149,25 | Kuintal |
19 |
Wortel | 0,08 | Ha | 13,00 | Kuintal |
| BUAH-BUAHAN SEMUSIM | |||||
20 |
Semangka | 0,40 | Ha | 57,00 | Kuintal |
Tanaman Biofarmaka
| No. | Komoditas | Luas Panen | Produksi |
|---|---|---|---|
1 |
Jahe | 77.900 m² | 171.288 Kg |
2 |
Jeruk Nipis | 4.000 m² | 101.500 Kg |
3 |
Kapulaga | 900 m² | 1.705 Kg |
4 |
Kencur | 3.230 m² | 5.081 Kg |
5 |
Kunyit | 7.440 m² | 27.972 Kg |
6 |
Lengkuas | 3.540 m² | 15.926 Kg |
7 |
Temulawak | 50 m² | 50 Kg |
8 |
Serai | 8.450 m² | 56.090 Kg |
Produksi Buah-Buahan
| No. | Komoditas | Produksi | Satuan |
|---|---|---|---|
1 | Alpukat | 3.265,96 | Kuintal |
2 | Buah Naga | 129,00 | Kuintal |
3 | Duku / Langsat | 90,00 | Kuintal |
4 |
Durian | 10.717,60 | Kuintal |
5 | Jambu Air | 753,00 | Kuintal |
6 | Jambu Biji | 16,80 | Kuintal |
7 | Jeruk Lemon | 20,00 | Kuintal |
8 | Jeruk Siam | 3.407,20 | Kuintal |
9 | Lengkeng | 3,60 | Kuintal |
10 | Mangga | 20,30 | Kuintal |
11 | Manggis | 866,25 | Kuintal |
12 |
Nenas | 4.368,20 | Kuintal |
13 | Nangka / Cempedak | 590,40 | Kuintal |
14 | Pepaya | 720,10 | Kuintal |
15 | Pisang | 3.505,00 | Kuintal |
16 | Rambutan | 26,00 | Kuintal |
Tanaman Pangan
Potensi tanaman pangan Kabupaten Pakpak Bharat mencakup padi sawah, padi gogo atau padi darat, jagung, ubi jalar, ubi kayu dan kacang tanah.
Jagung memiliki produksi terbesar di antara kelompok tanaman pangan, yaitu sebesar 18.433,35 ton.
| No. | Komoditas | Luas Panen | Produksi |
|---|---|---|---|
1 |
Padi Sawah | 2.022,90 Ha | 9.910,75 Ton |
2 |
Padi Gogo / Darat | 2.624,00 Ha | 7.923,85 Ton |
3 |
Jagung | 3.062,00 Ha | 18.433,35 Ton |
4 |
Ubi Jalar | 16,70 Ha | 252,40 Ton |
5 |
Ubi Kayu | 43,25 Ha | 939,50 Ton |
6 |
Kacang Tanah | 24,35 Ha | 45,33 Ton |
Potensi Peternakan
Peternakan di Kabupaten Pakpak Bharat masih memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan karena masih tersedianya lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal.
| No. | Jenis Ternak | Populasi | Produksi Daging | Produksi Telur |
|---|---|---|---|---|
1 |
Lembu | 333 ekor | 79 ton | - |
2 |
Kerbau | 799 ekor | 19 ton | - |
3 |
Kambing | 831 ekor | 279 ton | - |
4 |
Babi | 1.600 ekor | 554 ton | - |
5 |
Ayam Kampung | 165.100 ekor | 113,16 ton | 24.824 ton |
6 |
Ayam Ras | 66.400 ekor | 75,89 ton | - |
7 |
Itik | 1.000 ekor | 197 ton | 0,2449 ton |
Potensi Perikanan
Potensi perikanan Kabupaten Pakpak Bharat terdiri dari kegiatan akuakultur pada kolam air tenang dan minapadi serta perikanan tangkap pada perairan umum terbuka seperti sungai dan genangan air.
Produksi Ikan Air Tawar
| No. | Jenis Ikan | Produksi |
|---|---|---|
1 |
Ikan Mas | 8,133 ton |
2 |
Nila Hitam | 8,284 ton |
3 |
Lele | 7,661 ton |
| Total Produksi Ikan Air Tawar | 24,078 ton | |
Potensi Kehutanan
Hutan di Kabupaten Pakpak Bharat mencapai sekitar 87% dari keseluruhan wilayah kabupaten, dengan total kawasan hutan sekitar 109.693 hektare.
Kawasan hutan tersebut terdiri dari hutan lindung, hutan konservasi, hutan produksi tetap dan hutan produksi terbatas. Hasil hutan tercatat mencapai 14.820,04 m³.
Komposisi Kawasan Hutan
| No. | Jenis Kawasan Hutan | Luas |
|---|---|---|
1 |
Hutan Lindung | 44.136 Ha |
2 |
Hutan Konservasi | 5.943 Ha |
3 |
Hutan Produksi Tetap | 10.224 Ha |
4 |
Hutan Produksi Terbatas | 49.390 Ha |
| Total Kawasan Hutan | 109.693 Ha | |
Hasil Hutan dan Produk Turunannya
Pemanfaatan hasil hutan diarahkan berdasarkan prinsip kelestarian. Produk sampingan kawasan hutan antara lain gambir, kemenyan, rotan, lebah madu, kulit manis, bambu, damar dan kulit kayu medang.
| No. | Komoditas Hasil Hutan | Luas Lahan | Produksi |
|---|---|---|---|
1 |
Gambir | 1.623 Ha | 3.910 Ton |
2 |
Kemenyan | 1.506 Ha | 271 Ton |
3 |
Kulit Manis | - | 25 Ton |
Daftar Objek Wisata Kabupaten Pakpak Bharat
Data objek dan potensi wisata disajikan dalam bentuk tabel HTML agar mudah dibaca, tajam pada seluruh ukuran layar, serta dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi profil destinasi tersendiri.
Daftar Objek Wisata
| No. | Nama Objek Wisata | Kecamatan | Jarak dari Salak |
|---|---|---|---|
1 |
Delleng Sindeka | Salak | 2 Km |
2 |
Air Terjun Lae Mbilulu | Tinada | 15 Km |
3 |
Air Terjun Singgabit | Tinada | 18 Km |
4 |
Air Terjun Lae Une | Pergetteng-getteng Sengkut | 4 Km |
5 |
Air Terjun Tanjung Sari | Pagindar | 60 Km |
6 |
Ekowisata Hutan Kapur | Pagindar | 60 Km |
7 |
Air Terjun Lae Pagindar | Pagindar | 60 Km |
8 |
Wisata Labah Teddung | Pagindar | 60 Km |
9 |
Taman Kasean Mpu Bada | Salak | 5 Km |
10 |
Tugu Pemekaran Pakpak Bharat | Salak | 3 Km |
11 |
Permandian Lae Rumerah | Sitellu Tali Urang Julu | 22 Km |
12 |
Delleng Simpon | Sitellu Tali Urang Julu | 22 Km |
13 |
Arung Jeram Lae Ordi | Sitellu Tali Urang Julu | 22 Km |
14 |
Air Terjun Lae Pinang | Sitellu Tali Urang Jehe | 31 Km |
15 |
Delleng Siranggas | Salak / Pergetteng-getteng Sengkut | 31 Km |
16 |
Delleng Sibudun | Sitellu Tali Urang Jehe | 31 Km |
17 |
Delleng Simenoto | Pergetteng-getteng Sengkut | 4 Km |
18 |
Agrowisata Kuta Dame | Kerajaan | 17 Km |
19 |
Wisata Sabah Julu | Siempat Rube | 8 Km |
20 |
Liang Tojok | Siempat Rube | 8 Km |
21 |
Sampuren Sipitu | Siempat Rube | 8 Km |
22 |
Eluh Beru Tinambunen | Sitellu Tali Urang Julu | 21 Km |
23 |
Lae Kersik | Sitellu Tali Urang Jehe | 21 Km |
24 |
Lae Namotambok | Sitellu Tali Urang Jehe | 21 Km |
Daftar Situs Bersejarah Kabupaten Pakpak Bharat
Situs bersejarah merupakan bagian penting dari kekayaan budaya Pakpak Bharat, meliputi rumah adat, patung Mejan, pertulanen, batu bertulis, struktur tradisional serta berbagai peninggalan budaya lainnya.
| No. | Nama Situs | Bentuk / Jenis | Lokasi |
|---|---|---|---|
1 | Sapo Jojong | Bangunan Tradisional Rumah Adat Pakpak | Kaban Tengah, STTU Jehe |
2 | Sapo Raja Johan | Bangunan Tradisional Rumah Adat Pakpak | Ulumerah, STU Julu |
3 | Bale Perjaga | Bangunan Tradisional Tempat Pertemuan | Perjaga, STTU Jehe |
4 | Sapo Raja Johan | Bangunan | Ulumerah, STU Julu |
5 | Mejan Cibro | Patung Mejan | Traju, Siempat Rube |
6 | Mejan Kelenglengen | Patung Mejan | Jambu, Siempat Rube |
7 | Mejan Berutu Tandak | Patung Mejan | Ulumerah, STU Julu |
8 | Mejan Berutu Ulumerah | Patung Mejan | Ulumerah, STU Julu |
9 | Mejan Berutu Kuta Kersik | Patung Mejan | Silima Kuta, STU Julu |
10 | Mejan Bancin Penanggalan Jehe | Patung Mejan | PB Boang, Salak |
11 | Mejan Boangmanalu | Patung Mejan | Boangmanalu, Salak |
12 | Mejan Raja Pandua | Patung Mejan | Pagindar, Pagindar |
13 | Mejan Gajah | Patung Mejan | Simerpara, PGG Sengkut |
14 | Mejan Manik Kecupak | Patung Mejan | Kecupak I, PGG Sengkut |
15 | Mejan Manik Aornakan Tao | Patung Mejan | Aornakan II, PGG Sengkut |
16 | Mejan Manik Aritutun | Patung Mejan | Aornakan I, PGG Sengkut |
17 | Mejan Sinamo Pencinaren | Patung Mejan | Silima Kuta, Tinada |
18 | Mejan Sinamo Santar Jehe | Patung Mejan | Silima Kuta, Tinada |
19 | Mejan Solin Lae Meang | Patung Mejan | Mahala, Tinada |
20 | Mejan Tinendung | Patung Mejan | Sukaramai, Kerajaan |
21 | Mejan Padang Kuta Babo | Patung Mejan | Kuta Babo, Kerajaan |
22 | Mejan Solin | Patung Mejan | Sukaramai, Kerajaan |
23 | Mejan Solin Kuta Delleng | Patung Mejan | Sukaramai, Kerajaan |
24 | Mejan Peperdun Solin | Patung Mejan | Mahala, Kerajaan |
25 | Mejan Padang Sori Kuta Laki | Patung Mejan | Siempat Rube IV, Siempat Rube |
26 | Mejan Perjaga | Patung Mejan | Perjaga, STTU Jehe |
27 | Mejan Manik Kite Papan | Patung Mejan | Aornakan, PGGS |
28 | Mejan Lebbuh Nusa | Patung Mejan | Lae Langge, STTU Julu |
29 | Mejan Sinamo Prongil | Patung Mejan | Prongil, Tinada |
30 | Mejan Berutu Kuta Ujung | Patung Mejan | Pardomuan, STU Julu |
31 | Mejan Sanggar | Patung Mejan | Pagindar, Pagindar |
32 | Situs Bersejarah Banuharhar | Struktur | Desa Mungkur, Siempat Rube |
33 | Mata Air Lae Tuppak Debata | Struktur | Desa Rumerah, STTU Julu |
34 | Bale | Rumah Adat | Pardomuan, STU Julu |
35 | Rumah Candu | Rumah Adat | Salak I, Salak |
36 | Sapo Merokir | Sapo | Cikaok, STU Julu |
37 | Sileuh Tiga Buah | Batu Aksara | Pardomuan, STU Julu |
38 | Pertulanen Berutu | Pertulanen | Ulumerah, STU Julu |
39 | Pengulu Balang Berutu Ulumerah | Pengulu Balang | Ulumerah, STU Julu |
40 | Pengulu Balang Lae Sanggar | Pengulu Balang | Pagindar, Pagindar |
41 | Pengulu Balang Manik | Pengulu Balang | Kecupak I, PGG Sengkut |
42 | Pengulu Balang Manik Aritutun | Pengulu Balang | Aornakan, PGG Sengkut |
43 | Mejan Sibiangsa Pagindar | Patung Sibiangsa | Sibagindar, Pagindar |
44 | Pertulanen Manik Pagindar | Pertulanen | Pagindar, Pagindar |
45 | Pertulanen Manik Kecupak | Pertulanen | Kecupak I, PGG Sengkut |
46 | Pertulanen Manik Aritutun | Pertulanen | Aornakan, PGG Sengkut |
47 | Pertulanen Marga Tinendung | Pertulanen | Sukaramai, Kerajaan |
48 | Mejan Marga Padang Lebbuh Kuta | Mejan | Desa Siempat Rube II, Siempat Rube |
49 | Mejan Sagi Rube Haji | Mejan | Resdes, Siempat Rube |
50 | Mejan Bancin Penanggalan Julu | Mejan | Binanga Boang, Salak |
51 | Simpurur | Wisata Legenda | Mahala, Tinada |
52 | Makam Tua | Batu Prasasti | Mahala, Tinada |
53 | Sibiangsa | Batu Ukir | Rumerah, STTU Julu |
54 | Batu Tettal Kuta Babo | Batu Tulis | Kuta Babo, Tinada |
55 | Batu Tettal | Batu Tettal | Jambu, Siempat Rube |
56 | Silikubang | Babi Kebal | Pardomuan, Kerajaan |
57 | Pancur Sipitu | Situs | Perjaga, STTU Jehe |
Hotel dan Restoran
Fasilitas akomodasi dan rumah makan merupakan bagian dari sarana pendukung kegiatan perjalanan, pelayanan masyarakat, kegiatan usaha serta aktivitas pariwisata Kabupaten Pakpak Bharat.
Hotel / Homestay Tahun 2024
Pada tahun 2024 terdapat sebanyak 3 hotel/homestay dengan kapasitas keseluruhan sebanyak 35 kamar.
Hotel Mendena
21 KamarD-Marrirat Homestay
6 KamarSejahtera Homestay
8 Kamar| No. | Nama Hotel / Homestay | Jumlah Kamar |
|---|---|---|
1 |
Hotel Mendena | 21 Kamar |
2 |
D-Marrirat Homestay | 6 Kamar |
3 |
Sejahtera Homestay | 8 Kamar |
| Total | 35 Kamar | |
Restoran dan Rumah Makan Tahun 2024
Tersebar di 8 Kecamatan
Jumlah restoran dan rumah makan yang terdapat di Kabupaten Pakpak Bharat pada tahun 2024 sebanyak 534 unit yang tersebar di seluruh 8 kecamatan.
| No. | Jenis Fasilitas | Jumlah | Cakupan Wilayah |
|---|---|---|---|
|
1
|
Restoran / Rumah Makan | 534 Unit | 8 Kecamatan |
Destinasi Pariwisata Kabupaten Pakpak Bharat
Alam, Budaya dan Warisan Pakpak
Kabupaten Pakpak Bharat memiliki beragam potensi pariwisata, khususnya wisata alam, cagar budaya, kuliner, wisata hutan dan wisata budaya. Potensi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat daya tarik daerah serta membuka ruang pengembangan sektor pariwisata.
Potensi Pariwisata Pakpak Bharat
Berdasarkan Profil Investasi Kabupaten Pakpak Bharat, terdapat 40 objek wisata dan 57 situs bersejarah yang tercatat di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.
foto45.jpeg digunakan sebagai hero utama
Destinasi Pariwisata. Sebaiknya gunakan gambar panorama
alam Pakpak Bharat yang luas agar menjadi pembuka visual
seluruh bagian destinasi.
Wisata Budaya
Pesta Budaya Oang-Oang
Pesta Oang-Oang merupakan pagelaran adat dan budaya Pakpak yang setiap tahun dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bersama masyarakat, baik yang berada di dalam maupun di luar kabupaten.
Dalam Pesta Oang-Oang ditampilkan tari-tarian tradisional Pakpak, alat dan musik tradisional Pakpak, serta berbagai perlombaan budaya Pakpak.
Seluruh masyarakat yang hadir menggunakan pakaian adat Pakpak, baik laki-laki maupun perempuan. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan menjadi media promosi budaya Pakpak kepada masyarakat luas dan menarik wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
foto46.jpeg. Gunakan foto Pesta
Oang-Oang yang menampilkan masyarakat dalam pakaian
adat, tarian atau pertunjukan budaya. Foto sebaiknya
menampilkan banyak peserta agar nuansa festival kuat.
Delleng Simpon
Delleng Simpon berada di batas wilayah pemerintahan Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kabupaten Humbang Hasundutan. Destinasi ini merupakan wisata alam berupa bukit dengan panorama pegunungan yang sangat indah.
Delleng Simpon merupakan puncak bukit tertinggi di Kabupaten Pakpak Bharat dan banyak dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah.
Kawasan sekitarnya juga memiliki berbagai situs peninggalan budaya, antara lain Legenda Eluh Berru Tinambunan, perkemenjenan atau kebun kemenyan, Mejan, rumah adat, Lae Merah yang memiliki warna merah alami, serta Legenda Silaan di Desa Ulumerah.
foto47.jpeg. Gunakan foto panorama
Delleng Simpon dari sudut lebar. Jika foto PDF
memperlihatkan punggungan bukit dan lembah,
pertahankan crop landscape agar panorama tidak
terpotong.
Wisata Alam
Warisan Budaya
Mejan
Mejan adalah sejenis patung yang pada masa lalu digunakan sebagai objek penyembahan. Mejan memiliki bentuk khas berupa artefak manusia bersama tunggangannya.
Berat sebuah Mejan dapat mencapai sekitar 300 kilogram. Dalam masyarakat Pakpak masa lalu, Mejan menjadi simbol kebanggaan dan kemasyuran serta dipercaya memiliki aura mistis.
Mejan biasanya ditempatkan pada pintu masuk desa atau kampung sebagai penangkal bala. Pembuatan Mejan membutuhkan waktu yang lama dan secara tradisional disertai ritual atau mantra khusus.
Hingga saat ini Mejan masih dapat ditemukan dan dilestarikan sebagai salah satu situs warisan budaya Pakpak.
Mejan merupakan salah satu identitas visual dan warisan budaya yang sangat khas dari masyarakat Pakpak.
foto48.jpeg. Gunakan close-up Mejan.
Hindari crop terlalu dekat; sebaiknya masih terlihat
bentuk patung secara utuh dan sedikit lingkungan
sekitarnya.
Eluh Berru Tinambunan
Eluh Berru Tinambunan berada di kaki Delleng Simpon. Nama tersebut memiliki arti air mata seorang anak gadis marga Tinambunan.
Kisah ini merupakan legenda yang hidup di tengah masyarakat Pakpak. Ceritanya mengisahkan seorang gadis yang sangat cantik dan memiliki suara yang sangat merdu.
Legenda Eluh Berru Tinambunan menjadi salah satu bagian dari kekayaan cerita rakyat dan budaya yang berkaitan erat dengan kawasan Delleng Simpon.
foto49.jpeg. Gunakan gambar lokasi
Eluh Berru Tinambunan atau lanskap kaki Delleng
Simpon yang tampak alami. Karena objek ini kuat pada
unsur legenda, foto sebaiknya memberi kesan tenang
dan dramatis.
Wisata Legenda
Air Terjun
Air Terjun Sampuren Simbilulu
Air Terjun Simbilulu berada di Desa Prongil Julu, Kecamatan Tinada. Destinasi ini merupakan wisata alam yang masih sangat alami.
Air terjun memiliki ketinggian sekitar 40 meter, kedalaman sekitar 5 meter, dan luas sekitar 60 m².
Salah satu keunikannya adalah terdapat dua air terjun yang berdampingan dan berasal dari satu sumber sungai.
Lokasi ini berjarak sekitar 5 kilometer dari Tinada atau sekitar 20 kilometer dari Sidikalang.
foto50.jpeg. Ini harus menampilkan
kedua aliran air terjun yang berdampingan, karena
itulah ciri visual utama Sampuren Simbilulu.
Air Terjun Lae Une
Air Terjun Lae Une berada di Kecupak, sekitar 7 kilometer dari Kota Salak, ibu kota Kabupaten Pakpak Bharat.
Air terjun ini masih sangat alami dan belum banyak mendapatkan sentuhan pengembangan. Lae Une cukup dikenal sebagai salah satu objek wisata lokal di Kabupaten Pakpak Bharat.
Pengunjung dapat masuk ke kawasan Lae Une tanpa dikenakan pungutan retribusi. Keindahan air terjun dan udara yang sejuk menjadi daya tarik tersendiri, terutama untuk menikmati dan mengabadikan suasana alam yang masih alami.
foto51.jpeg. Gunakan foto Air Terjun
Lae Une dengan komposisi air terjun, bebatuan,
vegetasi hijau dan aliran sungai. Sebaiknya jangan
terlalu dipotong agar kesan alami tetap kuat.
Wisata Alam
Wisata Alam
Air Terjun Lae Singgabit
Air Terjun Lae Singgabit terletak di Dusun Kuta Delleng, Desa Mahala, Kecamatan Tinada.
Air terjun ini memiliki pesona alam yang sangat indah dan kondisinya masih sangat alami.
Keindahan Lae Singgabit belum banyak diketahui oleh masyarakat luar. Salah satu penyebabnya adalah akses menuju lokasi yang masih harus ditempuh dengan berjalan kaki.
Kealamian dan akses berjalan kaki memberikan karakter wisata petualangan serta pengalaman alam yang lebih kuat.
foto52.jpeg. Gunakan foto air terjun
dengan vegetasi lebat. Jika pada gambar asli terlihat
jalur menuju lokasi, jangan dipotong seluruhnya karena
dapat membantu menggambarkan karakter akses wisata.
Wisata Pemandangan & Olahraga
Jogging Track
Jogging Track berada di sekitar Bukit Sindeka, dekat dengan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.
Kawasan jogging track dikelilingi oleh pepohonan pegunungan dan memiliki 100 anak tangga menuju bagian atas kawasan.
Lokasi ini sangat cocok dimanfaatkan sebagai wisata pemandangan sekaligus aktivitas olahraga jogging. Jalur bertangga memberikan pengalaman olahraga yang berpadu dengan suasana alam pegunungan.
Di sekitar jogging track tersedia spot-spot foto serta tempat beristirahat bagi pengunjung setelah menaiki tangga. Karena berada di puncak bukit, kawasan ini menawarkan panorama Kompleks Perkantoran Pemkab Pakpak Bharat serta Kota Salak.
foto53.jpeg untuk halaman
ini. Foto terbaik adalah yang menampilkan
jalur tangga/jogging track
sekaligus pepohonan pegunungan. Jika foto PDF
memperlihatkan panorama Kota Salak atau kompleks
perkantoran dari puncak bukit, jangan crop terlalu
dekat agar karakter lokasi tetap terlihat.
Tabulasi Potensi Investasi
Ringkasan sektor dan bidang usaha yang berpotensi dikembangkan sebagai proyek investasi di Kabupaten Pakpak Bharat.
Potensi dan Peluang Investasi Daerah
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat mengarahkan pengembangan investasi pada sektor-sektor yang memiliki basis sumber daya lokal, antara lain pertanian, perikanan, perkebunan, energi dan sumber daya alam, serta pariwisata.
| No. | Sektor | Bidang Usaha / Proyek Investasi | Pelaksana |
|---|---|---|---|
|
1
|
PERTANIAN
|
|
Pemerintah Daerah |
|
2
|
PERIKANAN
|
|
Pemerintah Daerah dan Masyarakat |
|
3
|
PERKEBUNAN
|
|
Pemerintah Daerah |
Potensi Investasi Lanjutan
Peluang investasi pada sektor energi dan sumber daya alam serta sektor pariwisata Kabupaten Pakpak Bharat.
| No. | Sektor | Bidang Usaha / Proyek Investasi | Pelaksana |
|---|---|---|---|
|
4
|
ENERGI & SUMBER DAYA ALAM
|
Meningkatkan produksi elektrisitas seperti PLTMH, PLTM dan PLTA untuk seluruh wilayah kabupaten, didukung oleh banyaknya aliran sungai yang sangat panjang. | Pemerintah Daerah |
|
5
|
PARIWISATA
|
|
Pemerintah Daerah dan Masyarakat |
Kontak Investasi
Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Pakpak Bharat
Informasi dan pelayanan bagi pelaku usaha serta investor yang ingin mengembangkan investasi di Kabupaten Pakpak Bharat.
Potensi investasi daerah diarahkan pada penguatan sektor pertanian, perikanan, perkebunan, energi dan sumber daya alam serta pariwisata dengan dukungan Pemerintah Daerah dan masyarakat.