TPL_PIDII_SKIP_TO_CONTENT
PIDII NATIONAL PORTAL

Jelajahi Potensi Indonesia

Satu Peta, Semua Informasi, Seluruh Peluang

♜
38ProvinsiSeluruh Indonesia
🗺
514Kabupaten/KotaSeluruh Indonesia
◇
25+Kategori DataPotensi & Sektor
↗
1000+Data TerhubungSumber Terintegrasi
Ir. Edison Siagian, ME
Ir. Edison Siagian, MEPJ. BUPATI SORONG

Profil Kepala Daerah

Beliau dilahirkan di Pangkalpinang pada tanggal 17 Januari 1967, beragama Kristen. Jabatan terakhir sebelum ditunjuk menjadi Pj. Bupati Sorong adalah Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I pada Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah sejak tahun 2020. Beliau berisiterikan ibu Fuki Wiati Sriyanto, dengan 1 puteri. Pendidikan dasarnya dilaluinya di SD 01 Pagi (lulus tahun 1979), kemudian dilanjutkan ke SMP Negeri 92 (lulus tahun 1982) dan SMA Negeri 21 jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (lulus tahun 1985). Sedangkan Pendidikan tinggi dijalaninya di Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mendapatkan gelar Sarjana Ilmu Tanah tahun 1991; dan dilanjutkan dengan memperoleh gelar S2/Magister/Master (DN) Jurusan Perencanaan dan Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia (UI) tahun 2008.

Beliau memperoleh anugerah Satyalancana Karya Satya XX pada tahun 2016 dari Presiden RI. Beliau pernah menjabat sebagai Staf pada Subdirektorat Bina Konversi & Rehabilitasi Lingkungan Direktorat PPLH (Tahun 1998); Staf Pada Direktorat Bina Tata Lingkungan Hidup (Tahun 2001); Staf Pada Direktorat Bina Tata Lingkungan Hidup pada Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Tahun 2002); Staf Seksi Analisis Subdit Analisis & Audit Lingkungan pada Dit Lingkungan Hidup dan Penataan Ruang (Tahun 2003); Kepala Seksi Sumber Daya Air & Mineral pada Subdit P.P.P pada Direktorat Fasilitasi Penataan Ruang & Lingkungan Hidup, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Tahun 2004); Kepala Seksi Wilayah II pada Subdit Pengendalian Lingkungan Hidup, Direktorat Fasilitasi Penataan Ruang & Lingkungan Hidup, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Tahun 2010); Kepala Subdit Konservasi dan Rehabilitasi pada Direktorat Fasilitasi Penataan Ruang & Lingkungan Hidup Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Tahun 2012); Kepala Subdirektorat Pertanian dan Pangan pada Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Tahun 2015); Kepala Subdirektorat Pertanahan dan Penataan Ruang pada Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Tahun 2018); Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I pada Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Tahun 2020); dan Pj. Sekretaris Daerah pada Provinsi Papua Barat Daya (tahun 2022).

Pendidikan dan Latihan (Diklat) Struktural yang pernah beliau ikuti adalah PRAJAB I / 1996 di Jakarta oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN-RI); DIKLATPIM Tk. IV 11 / 2004 di Jakarta oleh Badan Diklat Departemen Dalam Negeri; DIKLATPIM Tk. III 2008 di Jakarta oleh Badan Diklat Departemen Dalam Negeri; dan DIKLATPIM Tk. II 2022 di BPSDM Kementerian Dalam Negeri yang diselenggarakan oleh LAN RI. Sedangkan Diklat Fungsional yang pernah beliau ikuti adalah Sistem Informasi Geografi/Inderaja II/1995 oleh Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional; dan Teknik Fungsional ManajemeN 1998 di Jakarta oleh Departemen Dalam Negeri.

Seminar/Lokakarya/Simposium yang pernah beliau ikuti adalah Administration for Rural/Regional Development 2004 di Jepang oleh Japan International Cooperation Agency; Course of JBK's Procurement Seminar 2005 di Jakarta oleh JBIC; Japan Bank for International Cooperation 2005 di Tokyo, Japan oleh JBIC; Workshop on Climate Change 2011 di Singapore oleh MoFA Sin; Seminar on Climate Change 2011 di Jerman oleh GIZ/ICCTF; Workshop on MRV Energy and Industrial Processes 2012 di Autralia oleh Deparment of Climate Change and Energy, EFF Australia; Strategi Pengembangan Kurikulum Administrasi Publik di Era Kampus Merdeka dan Disrupsi 2020 oleh FISIP, Universitas Pasundan; Percepatan Pembangunan Sumber Daya Manusia Aparatur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang Profesional, Akuntabel dan Inovatif dalam Rangka Menyambut HUT DAMKAR dan Penyelamatan Ke-103 Tahun 2022 di Jakarta oleh PSDM Kemendagri; dan Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional Pemadam Kebakaran dan Jabatan Fungsional Analis Kebakaran 2022 di Jakarta oleh BPSDM Kemendagri.

Organisasi yang pernah beliau ikuti adalah Kemahasiswaan SEMA FPUSU sebagai Ketua Umum dari tahun 1988 s/d 1990; dan Radio Amatir ORARI sebagai Anggota dari tahun 1989 s/d tahun 2015.

Dr. SALMON SAMORI, S.Sos., M.Si.
Dr. SALMON SAMORI, S.Sos., M.Si.Kepala Dinas

SAMBUTAN KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP)
KABUPATEN SORONG

Patut kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyusunan “PROFIL INVESTASI KABUPATEN SORONG” dalam bentuk buku profil investasi dan Video Promosi. Di masa yang akan datang, investasi akan menjadi tulang punggung sekaligus motor penggerak perekonomian. Salah satu pendongkrak iklim investasi yang berkembang dan berkelanjutan adalah melalui promosi investasi. Promosi investasi dilakukan dalam upaya untuk menarik minat investor baik investor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).

Pemerintah Kabupaten Sorong memandang perlu mengembangkan informasi yang memadai kepada pelaku usaha dan calon investor sebagai bentuk peningkatan peran serta pihak swasta dalam pembangunan Kabupaten Sorong. Kita tahu bahwa Kabupaten Sorong merupakan daerah Penghasil Migas khusus kegiatan Hulu Migas. DPMPTSP Kabupaten Sorong dalam mengemban tugas pemerintahan salah satunya mendorong berkembangnya sentra-sentra ekonomi baru di wilayah Kabupaten  Sorong dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi sektor lain diluar Sektor Migas, maka dengan tersusunnya Profil Investasi Kabupaten Sorong ini sangat bermanfaat bagi para investor dan pelaku usaha untuk mengetahui gambaran potensi dan peluang investasi di Kabupaten Sorong pada Sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan,  Sektor Pariwisata dan sektor lainnya.

Apresiasi dan penghargaan kami sampaikan atas dukungan semua pihak dalam penyelesaian buku ini. Harapan kami semoga buku ini dapat membuka peluang investasi yang lebih baik lagi di masa yang akan datang guna kesuksesan pencapaian visi dan misi pembangunan Kabupaten Sorong.

Visi

Mari membangun Tanah Malamoi dengan Hati dan Kasih, untuk mewujudkan Masyarakat Kabupaten Sorong yang Cerdas, Sehat, Unggul, Sejahtera dan Harmoni.

GAMBARAN UMUM DAERAH

Letak Geografis, Luas dan Batas Wilayah

Secara astronomis, Kabupaten Sorong terletak di Provinsi Papua Barat Daya, di antara 00o33’42” Lintang Utara dan 01o35’29” Lintang Selatan, serta 130o40’49” dan 132o13’48” Bujur Timur. Luas wilayah sekitar 13.603,46 Km² (luas daratan: 8.457 km2 dan luas lautan: 5.146,46 km2) terdiri dari 30 Distrik (ibukota Kabupaten Aimas), 257 kampung dan jumlah pulau sekitar 115 buah. Batas administrasi adalah sebagai berikut: Samudera Pasifik dan Selat Dampir di sebelah Utara; Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Sorong Selatan di sebelah Timur; Laut Seram di sebeah Selatan; dan Kota Sorong, Kabupaten Raja Ampat dan Laut Seram di sebelah Barat,  serta memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) baik daratan maupun lautan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi masyarakat Kabupaten Sorong.

Aliran sungai di Kabupaten Sorong terbagi menjadi dua jenis, yakni aliran sungai yang mengalir ke arah Utara (Samudera Pasifik), dan sungai yang mengalir ke arah Selatan (Laut Seram). Adapun hulu sungainya sendiri terletak di wilayah pegunungan bagian tengah dan bagian timur wilayah seperti Kompleks Pegunungan Tambraw. Sungai yang mengalir ke arah Utara dan relatif besar diantaranya Sungai Warsamson dan Sungai Mega. Sementara itu, sungai yang mengalir ke arah Selatan dan relatif besar di antaranya adalah Sungai Kla Segun, Sungai Beraur, Sungai Klabra/Kla Dug, dan Sungai Seremuk.

Image
Topografi, dan Iklim

Topografi dominasi sangat datar-landai 0-15% (90%) dengan kemiringan lereng dominasi 0-3% (80%). Bentuk morfologi wilayah Kabupaten Sorong bagian Barat dan Selatan (yang meliputi sekitar 25% dari wilayah kabupaten) merupakan dataran rendah dengan ketinggian 0 – 100 m di atas permukaan laut (dpl). Sementara itu, wilayah Utara dan Timur Kabupaten Sorong merupakan pegunungan atau dataran tinggi dengan ketinggian 100 – 2582 m dpl. Profil morfologi wilayah Kabupaten Sorong menurut arah Utara – Selatan meliputi potongan Sorong – Segun, Pulau Dua – Ayamaru, dan Warmandi – Kapar (Tambraw), sementara menurut arah Barat – Timur meliputi potongan Sorong – Dataran Kebar Manokwari, dan P. Salawati – Klabot.

Suhu rata-rata berkisar antara 26,4oC (Agustus) dan 28,3oC (Desember); Kelembaban rata-rata antara 87,3% (Desember) dan 91,8% (September); Kecepatan angin rata-rata antara 2 knot (Januari) dan 2,8 knot (Agustus); Tekanan Udara rata-rata antara 1007,5 mbar (Januari-Februari) dan 1010,7 mbar (Agustus); Jumlah curah hujan terendah (148,1 mm) terjadi pada bulan Januari, sedangkan tertinggi (356,6 mm) pada bulan Februari; dengan Penyinaran matahari tertinggi 82,46%) pada bulan April dan terendah (51,04%) pada bulan September. 

Image
Demografi

Total jumlah penduduk Kabupaten Sorong (2023) mencapai 129.963 orang (laju Pertumbuhan Penduduk: 9,51%) dan Kepadatan Penduduk mencapai 9,94 jiwa per km2; dengan 68.564 laki-laki dan 61.399 wanita (rasio: 111,67).

Jumlah penduduk berusia kerja (15 tahun ke atas) di Kabupaten Sorong terdata 91.973 orang yang terdiri dari: Angkatan Kerja (60.842 orang terinci 58.054 orang yang bekerja dan 2.788 orang Pengangguran Terbuka); dan Non Angkatan Kerja (123.104 orang, terinci 9.373 orang yang bersekolah; 18.487 orang yang mengurus rumah-tangga; dan 3.271 orang dengan kegiatan lain-lain).

Demografi
Image
Perekonomian Daerah

Perekonomian Kabupaten Sorong saat ini masih didominasi oleh Subsektor Pertambangan Minyak dan Gas Bumi. Industri besar di Kabupaten Sorong meliputi industri kayu lapis dan industri kilang minyak. Distribusi persentase terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar Harga Berlaku tahun 2023 adalah: Sektor Industri Pengolahan (44,20%); Sektor Pertambangan dan Penggalian (14,58%); Sektor Konstruksi (13,77%) dan Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (9,84%). Laju Pertumbuhan tercatat 3,27%.

Image

SARANA DAN PRASARANA

Bandara

Bandar Udara Domine Eduard Osok(IATA: SOQ, ICAO: WASS) adalah bandar udarayang berada di kota Sorong, Papua Barat Daya,. Bandara Kelas I ini merupakan salah satu bandar udara di Semenanjung Kepala Burung, Provinsi Papua Barat Daya. Maskapai Penerbangan yang melayani bandara ini dari Sorong p.p. adalah: Batik Air (rute: Jakarta Soekarno-Hatta, Makassar, Manokwari); Garuda Indonesia Airways (Denpasar, Jakarta Soekarno-Hatta, Makassar; Lion Air (Jakarta Soekarno-Hatta, Jayapura, Makassar, Manado, Manokwari); Pelita Air Service (Jakarta Soekarno-Hatta); Susi Air (Ayawasi, Bintuni, Inanwatan, Kabare, Teminabuan, Waisai); Wings Air (Ambon, Babo, Fakfak, Kaimana); TransNusa (Segera) dengan rute: Ambon, Manado, Timika. Peluang permintaan investasi sangat tinggi untuk Sektor Pariwisata, namun karena keterbatasan Sarana dan Prasarana Perhotelan, mengingat sebagai ibukota Provinsi yang berdampak terhadap Sektor Pariwisata wilayah Kabupaten Sorong.

Bandar Udara Segun di Distrik Moi Segun. Peluang Investasi ke depan untuk menjadi Bandara Internasional dengan luas 2.850 ha dan Panjang runway sekitar 4 km. Diproyeksikan sebagai Bandara Smart City wilayah Indonesia Timur yang terbesar melebihi Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta dan Bandara Linggarjati di Yogyakarta.

Pelabuhan

  1. Pelabuhan Sorong menjadi salah satu pintu gerbang transportasi laut di Propinsi Papua Barat dan Papua yang melayani arus penumpang dan barang yang berasal dari Sorong ke Manokwari, Raja Ampat, Wondama, Serui, Nabire, Fak-Fak, Kaimana, Bintuni, Biak, Jayapura, Maluku, Sulawesi dan Jawa ataupun sebaliknya. Pelabuhan Sorong mendistribusikan hasil tambang dan komoditas hinterland ke daerah lain di Indonesia, sehingga membantu taraf hidup penduduk di daerah Sorong. Kota Sorong dikenal sebagai Kota Minyak, karena Nederlands Nieuw-Guinea Petroleum Maatschappij (NNGPM) mulai melakukan aktivitas pengeboran minyak bumi di Sorong sejak 1935. Pelabuhan Sorong merupakan pintu gerbang perdagangan laut di wilayah barat pulau Papua. Pelabuhan ini memiliki terminal penumpang dan peti kemas yang menghubungkan perdagangan di wilayah Kepala Burungdengan wilayah lain di Indonesiadan dioperasikan oleh PT Pelabuhan Indonesia IV.
  1. Pelabuhan Penyeberangan ASDP di Arar, Distrik Mayamuk (Potensi transportasi antar Provinsi).
  1. Pelabuhan Penyeberangan Darat di Klalin, Distrik Aimas (juga berpotensi sebagai penyeberangan antar Provinsi), kunjungan kapal rata-rata per bulan 40-50 unit.

Transportasi 

Jalan di Kabupaten Sorong (data tahun 2022) terdiri dari jalan Negara (174,60 km), jalan Provinsi (315,54 km) dan jalan Kabupaten (922,86 km). Jembatan sepanjang 289,6 meter (149,6 meter jembatan beton dan 140 meter jembatan baja). Jalan Kabupaten (922,86 km) dengan permukaan aspal (65,23 km); rigid (146,83 km); sirtu (353,09 km); dan tanah (357,14 km). Kondisi jalan adalah baik (296,15 km); sedang (22,63 km); rusak (241,89 km) dan rusak berat (453,75 km).

Komunikasi

Di Kabupaten ini terdapat 3 Kantor Pos KCP Malawili; KCP Aimas; dan KCP Mayamuk). Jumlah BTS Telkomsel di Kabupaten Sorong sekitar 234 unit (data 2024) yang terdiri dari 57 Tower Merah-Putih (Komersial) dan 182 Tower bantuan dari Bhakti Kominfo; dan 1 BTS XL. Penggunaan internet telah berlangsung di 182 kampung.

Perbankan dan Koperasi

Di Kabupaten Sorong tersedia beberapa Kantor cabang Pembantu (KCP), antara lain: Bank Papua Cabang Aimas, Bank Mandiri, Bank  BRI dan Bank BNI.

FASUM DAN FASOS LAINNYA

Alt Text

Pendidikan

Jumlah Taman Kanak-Kanak pada Tahun ajaran 2023/2024 tercatat 74 unit (4 TK Negeri dan 70 TK Swasta); 13 Raudatul Athfal (RA) Swasta; 136 Sekolah Dasar (98 SD Negeri dan 38 SD Swasta); 12 Madrasah Ibtidaiyah (1 MI Negeri dan 11 MI Swasta); 48 Sekolah Menengah Pertama (35 SMP Negeri dan 13 SMP Swasta); 9 Madrasah Tsanawiyah (1 MTs Negeri dan 8 MTs Swasta); 19 Sekolah Menengah Atas (12 SMA Negeri dan 7 SMA Swasta); 7 Sekolah Menengah Kejuruan (2 SMK Negeri dan 5 SMK Swasta); 8 Madrasah Aliyah (2 MA Negeri dan 6 MA Swasta); 2 Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri; dan 2 Prguruan Tinggi.

Perguruan Tinggi yang berada di Kabupaten Sorong :

  1. Universitas Papua (UNIPA) – Fakultas Kedokteran Klamasen, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong Papua Barat Daya
  1. Univesrsitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA); Jl. KH. Ahmad Dahlan No.01 Mariyat Pantai, Aimas Kabupaten Sorong-Papua Barat Daya.
  1. Universitas Nani Bili Nusantara d/a Jl. Makam, Kel. Klaru Distrik Mariyat SP 2. Kabupaten Sorong
Alt Text

Kesehatan

Sarana Kesehatan yang ada di Kabupaten ini yaitu (data tahun 2024): 1 Rumah Sakit Umum Daerah di Distrik Aimas (dengan 26 Dokter Spesialis dan 20 Dokter Umum serta 15 Poliklinik); 6 Poliklinik; 27 Puskesmas Non Rawat Inap; 46 Pustu; 23 Poliklinik; 142 Posyandu; dan 13 Apotik. Sedangkan Tenaga Kesehatan menurut data tahun 2024 tercatat: 39 Dokter Umum; 422 Perawat; 337 Bidan; 42 Tenaga Kefarmasian; 16 Tenaga Sanitasi Kesehatan Lingkungan; 44 Tenaga Gizi; dan 34 Tenaga Laboratorium Medik. Disamping itu ada 27 Klinik Keluarga Berencana, dan 94 Pos Pelayanan KB Pedesaan (PPKBD).

Alt Text

Agama

Kabupaten ini memiliki 60.891 orang pemeluk Agama Islam (dengan 113 mesjid dan 60 mushola); 62.104 orang beragama Protestan, dengan 237 gereja; 7.784 orang beragama Katholik dengan 18 gereja; 276 orang beragama Hindu dengan 5 pura; dan 215 orang beragama Budha dengan 1 Vihara.

Alt Text

Sarana Perdagangan

Kabupaten ini pada tahun 2021 memiliki 270 sarana perdagangan yang terdiri dari 23 pasar; 145 toko; 81 kios; dan 25 warung.

PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (PTSP)

Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengenalkan sistem Online Single Subbmission Risk Based Approach (OSS-RBA) untuk mempermudah perizinan. Dengan sistem OSS ini, para pengusaha mikro, kecil, menengah maupun pengusaha besar dapat mengajukan permohonan izin usaha secara online.

Jenis-Jenis Perizinan

Dinas Penanaman Modal dan PTSP menerbitkan perizinan berupa :

PERIZINAN NON TERTENTU antara lain :

  1. Advice Planning;
  2. Izin Mendirikan Bangunan/Persetujuan Bangunan Gedung (IMB/PBG)
  3. Pelayanan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR)
  4. Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPL)
  5. Surat Izin Penimbunan BBM
  6. Surat Izin Lalulintas Hewan 
  7. Surat Izin Pemotongan Hewan 
  8. SIUP-Minuman Beralkohol 

IZIN TERTENTU antara lain :

  1. Surat Izin Praktik Dokter
  2. Surat Izin Praktik Perawat
  3. Surat Izin Praktik Apoteker
  4. Surat Izin Apotek
  5. Surat Izin Praktik Bidan
  6. Surat Izin Praktik Fisioterapi
  7. Surat Izin Praktik Psikolog Klinis
  8. Surat Izin Praktik Tenaga Gizi
  9. Surat Izin Praktik Tenaga Sanitarian
  10. Surat Izin Praktik Tenaga Teknik Kesanitarian
  11. Surat Izin Praktik Ahli Tenaga Laboratorium Medik
  12. Surat Izin Toko Obat
  13. Surat Izin Klinik

Dinas Penanaman Modal dan PTSP juga mempunyai Tenaga Pendamping (Help Desk) yang selalu siaga dan siap membantu untuk memberikan kemudahan bilamana ada pelaku usaha yang kesulitan dalam mendaftarkan izin usahanya ke dalam Sistem OSS RBA baik UMK maupun Non UMK, untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB)

Catatan :

Semua proses pembuatan izin dan bantuan dalam proses pendaftaran NIB, DPMPTSP Kabupaten Sorong tidak memungut biaya administrasi maupun penerbitan.

 

Image

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI KABUPATEN SORONG

Kabupaten Sorong memiliki potensi dan peluang investasi yang cukup menjanjikan antara lain :

  • Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Sorong)
  • Minyak dan Gas Bumi
  • Pertanian dan Perkebunan (padi, jagung, kacang hijau, ubi kayu, ubi jalar dan kacang tanah)
  • Peternakan (Sapi, kambing, ayam kampung, ayam petelur, dan itik).

Sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Sektor Tanaman Pangan

Luas Panen dan produksi padi dan palawija di Kabupaten Sorong (tahun 2022) tercatat sebagai berikut: padi (131,50 ha; 510,22 ton); jagung (99,29 ha; 343,44 ton); ubi kayu (95,25 ha; 1.111,25 ton); dan ubi jalar (170,2 ha; 2.308,7 ton).

Table1.jpeg

Sektor Hortikultura

Berbagai jenis tanaman sayuran ditanam di Kabupaten Sorong (tahun 2023), antara lain: bawang daun (58 ha; 176,5 ton); bawang merah (19 ha; 9,96 ton); bayam (105,25 ha; 208,82 ton); buncis (34,75 ha; 68,44 ton); cabai besar (18,25 ha; 30,15 ton); cabai rawit (182,25 ha; 361,57 ton); cabai keriting (53,3 ha; 119,7 ton); kacang panjang (84,5 ha; 187,14 ton); kangkung (124,75 ha; 208,61 ton); kembang kol (4,5 ha; 7,5 ton); ketimun (34 ha; 165,32 ton); kubis (9 ha; 36,5 ton); labu siyem (0,25 ha; 1 ton); petsai (76,75 ha; 146,39 ton); terung (38,25 ha; 120,57 ton); tomat (65 ha; 398,4 ton); dan wortel (0,25 ha; 0,15 ton). Buah-buahan semusim terdata: melon (20,5 ha; 113,6 ton); dan semangka (79,5 ha; 619,6 ton).

Buah-buahan yang banyak ditanam di Kabupaten ini antara lain adalah: alpukat (13,01 ton); belimbing (10,72 ton); buah naga (327,85 ton); duku (54,88 ton); durian (395,96 ton); jambu air (28,57 ton); jambu biji (121,38 ton); jeruk besar (0,3 ton); jeruk lemon (174,66 ton); jeruk siyem/keprok (136,47 ton); kelengkeng (1,912 ton); mangga (37,38 ton); manggis (189,61 ton); nenas (8,67 ton); Nangka/cempedak 40,4 ton); papaya (881,45 ton); pisang (589,09 ton); rambutan (207,74 ton); salak (143,65 ton); sawo (1,85 ton); sirsak (4,2 ton); dan sukun (12,47 ton).

Sektor Perkebunan

Luas dan produksi tanaman Perkebunan tercatat sebagai berikut (tahun 2022): kelapa sawit (404 ha; 6 ton); kelapa dalam (3.648,1 ha; 5.002 ton); kopi (57,5 ha; 1,56 ton); kakao (415,5 ha; 953,56 ton); lada (12,17 ha; 6 ton); sagu (4.826,4 ha; 1.311,95 ton); pinang (300,6 ha; 49,45 ton); dan cengkeh (17,5 ha; 3 ton).

Sektor Peternakan

Data potensi dan peluang Investasi tahun 2024 menunjukkan bahwa :

table2.jpeg

Table3.jpeg

Sektor Kehutanan

Data tahun 2019, Luas Hutan di Kabupaten Sorong adalah: Hutan Lindung (159.575 ha); Hutan Suaka Alam dan Pelestarian Alam (12.071 ha); Hutan Produksi Terbatas ((17.495 ha); Hutan Produksi Tetap (123.759 ha); Hutan Produksi Dapat di Konversi (186.877 ha); dan Area Penggunaan Lainnya (0 ha). Komoditas Unggulan Potensial dari Sektor Kehutanan adalah:

Table4.jpeg

 

Sektor Perikanan dan Kelautan

Pada tahun 2024, komoditas unggulan potensial di Sektor Kelautan & Perikanan adalah Penangkapan Tuna (2.588.819 kg, di Perairan Distrik Makbon hingga Samudera Pasifik); Penangkapan Udang Putih (banana shrimp) sebesar 849.183 kg (Perairan Distrik Segun dan Distrik Botain); Penangkapan Kepiting (54.050 kg di Perairan Sungai Modan hingga Sungai di Distrik Segun, Sungai Warmon, dan Sungai Klamono); Penangkapan Ikan Dasar (2.808.901 kg di Perairan Distrik Makbon dan Distrik Salawati Tengah).

Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral

Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG), 5 Unit dengan kemampuan masing-masing mesin adalah 10 MW, beban puncak sebesar 40 MW. Listrik yang disediakan oleh PT. PLN (Persero) ULP Aimas, tercatat sebagai berikut: 74.038.900 KW daya terpasang dan 701.661 KWh produksi Listrik untuk 34.926 pelanggan.

Kapasitas Pembangkit Terpasang di PLTMG Sorong 1 sebanyak 1 unit adalah 50 MW. Kapasitas Transmisi Terpasang adalah sebagai berikut: SUTT 150 KV PLTMG – GI Aimas sepanjang 11,62 Km (beroperasi); SUTT 150 KV GI Aimas – GI Sorong sepanjang 13,65 Km (beroperasi); dan SUTT 150 KV GI Sorong – GI Rufei sepanjang 15,85 Km (beroperasi).

Table5.jpeg

table6.jpeg

table7.jpeg

Picture2

Picture3

 

Sektor Migas

Picture4

Kegiatan Eksplorasi yang telah dilakukan di Kabupaten Sorong telah berlanjut ke tahap Eksploitasi oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama ( KKKS ) di Wilayah Kabupaten Sorong antara lain :

Table8.jpeg

PETA DAERAH PENGHASIL PENGHASIL MIGAS KABUPATEN SORONG

Picture5

Adapun Rencana Eksplorasi Pengembangan Daerah Potensi Minyak dan Gas Bumi di Kabupaten Sorong antara lain :

  1. Malagubtuk Distrik Klayili Kabupaten Sorong
  2. North dan South Klamono
  3. West Walio
  4. North Klalin
  5. Blok Salawati di Darat dan di Laut
  6.  Beraur

Untuk Kegiatan Hilir Migas masih dibawah Operator PT. PERTAMINA yang terdistribusi melalui Agen-Agen, baik SPBU, SPBI dan APMS.

Sektor Pertambangan Umum Kabupaten Sorong memiliki prospek selain Pertambangan Migas juga memiliki potensi Pertambangan Mineral Logam dan Batubara. Hasil Inventarisasasi Dinas Energi dan Sumber Daya Alam Provinsi Papua Barat pada tahun 2012 mengindikasikan daerah Utara Kabupaten Sorong terdapat potensi mineral logam dan mineral bukan logam dan batuan sedangkan di Daerah Klaili, Aimas, Mayamuk, Moisegen, Seget sampai Distrik Salawati dan Salawati Selatan memiliki Potensi Pertambangan Batu Bara. Berikut Tabel Data Potensi Pertambangan Mineral dan Batubara di Kabupaten Sorong.

table9.jpeg

Sektor Perindustrian

Komoditi Unggulan Potensial di Sektor Perindustrian adalah :

table10.jpeg

Kawasan Ekonomi Khusus Kabupaten Sorong

Penyelenggaraan KEK Kabupaten Sorong terus berlanjut, dengan adanya 2 perusahaan yang akan beroperasi di Kawasan tersebut. Kedua Perusahaan tersebut adalah PT. Huahe Management Indonesia dan PT. Sino Consultan Investment Indonesia yang akan menginvestasikan dana sebesar Rp. 75 trilyun. Perusahaan terebut akan membangun smelter nikel, dan pabrik baja. Sebagai wujud keseriusannya kedua Perusahaan tersebut telah menandatangani Kerja Sama (Konsorsium) dengan PT Malamoi Olom Wobok selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Sorong disaksikan Pimpinan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Sorong pada hari Selasa, 28 Mei 2024 bertempat di Ruang Rapat Hotel Aimas Kabupeten Sorong. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya akan berkolaborasi dengan 6 daerah bawahan. Gerbang akses masuk KEK Sorong berada di Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, dengan luasan (PP 31 Tahun 2021) sekitar 523,7 ha.

Data tahun 2022 menunjukkan ada 7 akomodasi di Kabupaten Sorong, terdiri dari: 2 hotel; 2 penginapan; dan 3 pondok wisata. Sedangkan jumlah penyedia Jasa Hiburan tercatat: 2 kolam renang; 2 kolam pancing; dan 1 rumah etnik Papua. Untuk restoran/rumah makan pada tahun 2022 terdapat 17 restoran; 12 warung makan; dan 12 kafe.


Sektor Pariwisata

Kabupaten Sorong adalah salah satu destinasi wisata yang menarik di Indonesia. Terletak di Provinsi Papua Barat, Kabupaten Sorong menawarkan berbagai tempat menarik yang harus dikunjungi. Salah satu tempat yang wajib dikunjungi adalah Kepulauan Raja Ampat, yang terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Selain itu, ada juga Taman Nasional Teluk Cenderawasih yang menjadi rumah bagi ikan paus raksasa. Bagi pecinta sejarah, Museum Loka Budaya Sorong adalah tempat yang tepat untuk mengenal lebih jauh budaya dan sejarah Kabupaten Sorong. Pantai Tanjung Kasuari menawarkan pemandangan pantai yang memukau.

table11.jpeg

table12

table13

Beberapa Destinasi Wisata yang perlu mendapatkan kunjungan ketika berada di Kabupaten Sorong adalah :

Kabupaten Sorong, karena pengalaman yang tak terlupakan menanti Pengunjung di sana. Salah satu tempat menarik yang harus dikunjungi di Kabupaten Sorong adalah Patung Pawbili. Patung ini merupakan salah satu ikon terkenal di daerah ini dan menjadi daya tarik wisatawan. Patung Pawbili memiliki tinggi sekitar 30 meter dan terbuat dari bahan beton yang kuat. Patung ini menggambarkan seorang pria Papua yang sedang memegang panah dan busur, melambangkan keberanian dan kekuatan suku Papua. Selain itu, patung ini juga memiliki latar belakang sejarah yang menarik, menggambarkan perjuangan suku Papua dalam menjaga keberagaman budaya mereka. Jika Pengunjung berkunjung ke Kabupaten Sorong, jangan lewatkan kesempatan untuk melihat keindahan dan makna yang terkandung dalam Patung Pawbili ini.

Image

PENUTUP

Demikian Penyusunan Profil Investasi Kabupaten Sorong ini kami sajikan, dengan harapan dapat memberikan informasi yang komprehensif terkait dengan potensi dan peluang investasi yang ada di kabupaten Sorong. Informasi tersebut kiranya dapat memberikan rincian ilustrasi yang mencakup sumber daya potensial, sumber daya manusia, infrastruktur, regulasi, aspek lingkungan dan ketersediaan lahan, peluang pasar serta perkiraan nilai investasi, sekaligus bahan pertimbangan bagi calon investor maupun pemangku kebijakan.

Sudah barang tentu Buku Profil Investasi Kabupaten Sorong ini masih jauh dari sempurna, kritik saran yang membangun sangat diharapkan demi menjadikan buku ini lebih sempurna. Akhir kata tim penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu sehingga dapat terselesaikannya penyusunan Buku Profil Investasi Kabupaten Sorong ini.

Kontak Investasi :

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP)
KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

Klamasen, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat 98415 - Indonesia