KBRN, Baubau: Pemerintah menegaskan bahwa kunci keberhasilan menuju Investasi Indonesia Emas 2045 terletak pada sinergi kuat antara pemerintah dan pelaku usaha.
Target ambisius pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun hingga 2045 menuntut realisasi investasi sebesar Rp13.526 triliun dalam lima tahun mendatang, dengan pertumbuhan investasi rata-rata 15,67 persen per tahun sepanjang 2025–2029.
Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, menegaskan hal itu saat membuka Sosialisasi Implementasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko di Hotel Mira, Kamis (30/10/2025).
Menurutnya, arah kebijakan investasi nasional perlu diterjemahkan dalam langkah konkret di daerah agar target nasional dapat dicapai secara merata.
“Baubau memiliki posisi strategis di kawasan timur Indonesia dengan potensi besar di sektor perdagangan, jasa, perikanan, dan pariwisata. Potensi ini akan bernilai apabila didukung oleh kemudahan berusaha, pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan berbasis risiko,” ujarnya.
Melalui sistem OSS-RBA versi terbaru, lanjut Hamsinah, pelaku usaha kini lebih mudah memperoleh izin sesuai tingkat risiko kegiatan usahanya, baik mikro, kecil, menengah, maupun besar. Sistem ini diharapkan mempercepat penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan kontribusi investasi daerah.
Ia menilai, sosialisasi OSS-RBA menjadi langkah strategis memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami perubahan substansi, alur bisnis proses, hingga mekanisme pengawasan perizinan berbasis risiko.
“Saya mengajak pelaku usaha aktif berdiskusi dan memberikan masukan agar penerapan regulasi ini efektif di daerah. Pemkot Baubau siap memperkuat kapasitas aparatur perizinan dan menghadirkan layanan digital yang lebih responsif terhadap kebutuhan dunia usaha,” tegasnya.
Upaya ini diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjadikan Baubau sebagai kota investasi yang berdaya saing, transparan, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.


Comments powered by CComment