Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto (kanan) dan Menteri Investasi/BKPM, Rosan Roeslani (Foto: Tangkap Layar YouTube Setkab)

Menko Airlangga: Indonesia Terbuka Kerja Sama Investasi & Teknologi Mineral Kritis

Sumber Berita: nikel.co.id

Posisi mineral kritis dalam perjanjian dagang Indonesia dan Amerika Serikat atau agreement on reciprocal trade (ART) diarahkan pada sektor industri mineral, yakni secondary process, dengan membuka peluang kerja sama investasi dan teknologi.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui channel YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (19/2/2026), saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai detail kesepakatan mineral kritis dalam ART.

“Mineral kritis terkait dengan industri mineral. Artinya, secondary proses dan Indonesia terbuka untuk kerja sama investasi maupun teknologi, baik mineral kritis maupun rare earth,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup pengembangan mineral kritis dan rare earth dalam kerangka penguatan industri pengolahan. Pemerintah mendorong agar kerja sama yang terjalin tidak hanya bersifat perdagangan, tetapi juga memperkuat aspek industri dan teknologi.

Selain pembahasan mineral kritis, pemerintah juga membuka ruang kolaborasi di sektor energi, termasuk pengembangan teknologi reaktor modular kecil (small modular reactor/SMR).

“Di samping itu, kita juga membuka kerja sama untuk pengembangan SMR nuklir yang saat ini PLN dan Amerika sudah ada kerja sama Memorandum of Understanding Study Facilities dengan NuScale.” pungkasnya.

Pembahasan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama dalam ART tidak hanya menyentuh aspek perdagangan, tetapi juga pengembangan industri dan teknologi. (Tubagus)


Print  

Comments powered by CComment

Pengunjung
363395
Hari iniHari ini935
KemarinKemarin991
Minggu iniMinggu ini3556
Bulan iniBulan ini12838
TotalTotal363395
Tertinggi 10-07-2025 : 2538
Statistik created: 2026-02-20T19:39:14+00:00
Online
-
© Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
Pengunjung Berdasarkan Negara
Russia 34.0% Russia
Indonesia 26.2% Indonesia
United States 18.7% United States
China 15.8% China

Total:

56

Countries
009265
Today: 87
This Week: 345
This Month: 563
Login Form