Sementara, Asisten II Bidang Pemerintahan dan Kesra Setprov Sulbar Herdin Ismail (tengah) dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar Habibi Azis (kiri) pada evaluasi rencana umum penanaman modal dan penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) sampai dengan 2028, di Mamuju, Rabu (22/11). (ANTARA/HO/Diskominfo Sulbar)

Realisasi investasi di Sulbar capai 65 persen

Sumber Berita: Antaranews.com

Target investasi Provinsi Sulawesi Barat pada 2023 sebesar Rp3,36 triliun, dan saat ini sudah terealisasi Rp1,8 triliun atau sebesar 65 persen, kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar Habibi Azis.


"Kami optimistis bisa mencapai target investasi tahun ini," kata Habibi Azis, pada evaluasi rencana umum penanaman modal dan penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) sampai dengan 2028, di Mamuju, Rabu.

Evaluasi penyusunan rencana umum penanaman modal itu dilaksanakan kata Habibi Azis, agar Sulbar ramah investasi serta bagaimana persebaran penanaman modal di seluruh kabupaten di Sulbar.

"Tujuannya, sebagaimana arahan penjabat gubernur agar Sulbar ini ramah investasi sehingga perlu dilakukan perbaikan iklim penanaman modal semua investor," terang Habibi Azis.

Ia juga menyampaikan bahwa penyusunan RUPM tersebut untuk melakukan penyebaran penanaman modal ke seluruh kabupaten, begitupun dengan sektor-sektor pertambangan serta sektor industri makanan, termasuk tetap mendorong usaha mikro dan hirilisasi.

"Kemudian bagaimana kita mendorong agar berwawasan lingkungan. Tentunya kita menjaga agar kawasan lingkungan tetap hijau serta bagaimana memberikan kemudahan dan insentif kepada semua investor," jelas Habibi Azis.

Sementara, Asisten II Bidang Pemerintahan dan Kesra Setprov Sulbar Herdin Ismail menyampaikan bahwa pelaksanaan rencana umum penanaman modal sejak 2017 hingga saat ini terus mengalami peningkatan.

"Sejak awal pelaksanaan rencana umum penanaman modal tahun 2017 sampai sekarang tentunya telah mengalami kemajuan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi dan realisasi investasi yang tumbuh positif," kata Herdin Ismail.

Evaluasi rencana umum penanaman modal menurut Herdin Ismail langkah penting dalam mengukur kinerja dan efektivitas pelaksanaan investasi di Sulbar.

"Beberapa aspek yang perlu menjadi perhatian bersama mulai dari target investasi, pertumbuhan ekonomi dan juga pembukaan lapangan pekerjaan," ujar Herdin Ismail.


Print  

Comments powered by CComment

Pengunjung
447419
Hari iniHari ini24
KemarinKemarin315
Minggu iniMinggu ini922
Bulan iniBulan ini557
TotalTotal447419
Tertinggi 03-31-2026 : 3029
Statistik created: 2026-07-02T21:48:53+00:00
Online
-
© Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
Pengunjung Berdasarkan Negara
Singapore 65.6% Singapore
Russia 10.8% Russia
Indonesia 9.0% Indonesia
United States 6.4% United States
China 6.3% China

Total:

67

Countries
029424
Today: 25
This Week: 78
This Month: 46
Login Form