Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin. (Foto: Humas Dinkes Kaltim)

Infrastruktur Kesehatan Jadi Salah Satu Penyebab Kematian Ibu di Kaltim

Sumber Berita: Pusaranmedia.com
pentor: Reporter : Herdiansyah | Editor : Buniyamin

Grafik angka kematian ibu di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berdasarkan alamat domisili sejak 2017 hingga 2024 mengalami penurunan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Jaya Mualimin memaparkan, grafik kematian ibu di Kaltim selama tujuh tahun belakangan, tertinggi itu pada 2021 yang mencapai 160 kasus. "Sementara pada 2022 hingga 2023 sekitar 75 sampai 83 kasus," singkatnya.

Peta sebaran jumlah kematian ibu berdasarkan alamat domisili di Provinsi Kaltim pada 2023, tertinggi di Kabupaten Paser, Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kutai Timur (Kutim).

Di wilayah tersebut, jumlah kematian di atas enam orang per tahun. "Sementara di wilayah Kubar, PPU dan Berau, jumlah kematian mencapai tiga hingga enam orang. Bontang satu sampai tiga orang dan Mahulu nol," terang dia.

Lebih lanjut, jumlah kematian ibu sejak Januari hingga Maret 2024 mencapai 13 orang. Jumlah kematian terjadi di Berau, Kutim, Kukar, Samarinda, Kubar, PPU dan Balikpapan. "Rata-rata mencapai 1 sampai 3 orang," ungkapnya.

Menurutnya, kematian ibu disebabkan karena posisi pusat kesehatan yang sulit dijangkau pada suatu daerah tertentu. "Kemudian persolan infrastruktur, di antaranya seperti transportasi, penyediaan air bersih ataupun budaya," katanya.

Penyebab lainnya adalah penyakit kurang gizi dan cacingan. Unmet Need keluarga berencana atau kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi. "Aborsi yang tidak aman dan pertolongan persalinan tidak dilakukan petugas kesehatan terlatih," tutupnya. (Her/Adv/Diskominfokaltim)


Print  

Comments powered by CComment

Pengunjung
429669
Hari iniHari ini39
KemarinKemarin1040
Minggu iniMinggu ini10020
Bulan iniBulan ini21881
TotalTotal429669
Tertinggi 03-31-2026 : 3029
Statistik created: 2026-04-11T23:44:35+00:00
Online
-
© Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
Pengunjung Berdasarkan Negara
Singapore 66.1% Singapore
Russia 11.3% Russia
Indonesia 9.0% Indonesia
United States 6.5% United States
China 5.4% China

Total:

59

Countries
027816
Today: 20
This Week: 2,417
This Month: 9,855
Login Form