
SAMBUTAN
SAMBUTAN

Salah satu kebanggaan kami, wilayah Kabupaten Maybrat yang amat indah mempesona. Wilayah dengan kekayaan alam yang melimpah, yang dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Kabupaten Maybrat sebagai salah satu kabupaten di wilayah Provinsi Papua Barat Daya, memiliki berbagai potensi yang terbuka untuk investasi baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Untuk itulah, buku berjudul “Peta Investasi Kabupaten Maybrat” ini disusun. Kami membuka pintu masuknya investor guna tercapainya Pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Maybrat.
Mari bergerak bersama dengan tekad untuk memajukan Kabupaten Maybrat sejajar dengan Kabupaten lainnya di Indonesia. Kemajuan yang didukung oleh giatnya Pembangunan wilayah dengan ditopang oleh Pemerintah, Masyarakat, dan investor.
Terima kasih saya sampaikan kepada berbagai pihak yang telah Menyusun buku ini, dengan harapan akan mampu mengalirkan pihak-pihak yang penting dalam Pembangunan Wilayah Kabupaten Maybrat.
Adalah merupakan suatu anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa yang patut kita syukuri dengan suatu wilayah yang indah dan memiliki prospek cerah ke depannya, Kabupaten Maybrat. Di tengah gelora Pembangunan Nasional yang semakin marak, Kabupaten Maybrat juga tidak ketinggalan untuk ikut bergerak bersama menuju kesejahteraan masyarakatnya. Pembangunan dilakukan di segala bidang, tentunya dengan mengharapkan uluran modal dari para Investor baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Peta Investasi Kabupaten Maybrat menggambarkan profil wilayah Kabupaten Maybrat dengan segenap potensi dan peluang investasi yang ada. Banyak potensi dan peluang investasi di Kabupaten Maybrat yang perlu diberdayakan dan disentuh oleh tangan tangan investor. Kami menawarkan peluang investasi di berbagai sektor yang cukup menjanjikan bagi para Investor baik dalam maupun luar negeri. Kami menyambut baik dengan tangan terbuka kepada para Investor yang ingin menanamkan investasinya di Kabupaten Maybrat sehingga pembangunan di Kabupaten Maybrat dapat berkembang dengan cepat dan mengalami pertumbuhan ekonomi yang diharapkan.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Bupati Maybrat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyusun dan menerbitkan Buku Peta Investasi Kabupaten Maybrat sebagai suatu pedoman bagi para Investor dan para pengemban kebijakan baik di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Pusat dalam menyusun kebijakan pola Pembangunan di Kabupaten Maybrat. Tidak lupa kami sampaikan pula ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada berbagai pihak yang telah membantu terlaksananya penerbitan ini.
Semoga bermanfaat !!
NEHAF SAU BONOUT SAU
Satu Hati Satu Komitmen

VISI DAN MISI
Mewujudkan
Maybrat yang Aman, Maju, Sejahtera, dan Mandiri.
Misi :
Dalam upaya mewujudkan Visi Pembangunan Maybrat
Tahun 2021/2026, Misi Pembangunan :
GAMBARAN UMUM DAERAH
GAMBARAN UMUM DAERAH
Letak, Luas dan Batas Wilayah
Kabupaten Maybrat adalah sebuah kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya, yang dibentuk pada tahun 2009 sebagai pemekaran dari Kabupaten Sorong, yang memiliki luas wilayah 5.461,69 km². Kabupaten Maybrat terletak di bagian barat Pulau Papua. Pusat pemerintahannya berada di Kumurkek, salah satu kampung di Distrik Aifat. Secara astronomis, wilayah Kabupaten Maybrat berada di antara 0°55’12’’ hingga 2°17’24’’ Lintang Selatan dan di antara 131°421’0’’ hingga 132°581’12’’ Bujur Timur.
Secara geografis, Kabupaten Maybrat berbatasan dengan: • Kabupaten Tambrauw (Distrik Fef, Senopi, dan Kebar) di sebelah Utara, • Kabupaten Sorong Selatan (Distrik Kokoda dan Kais) di sebelah Selatan, • Kabupaten Sorong Selatan (Distrik Moswaren, Teminabuan, Sawiat, dan Fkour) di sebelah Barat, dan • Kabupaten Teluk Bintuni (Distrik Moskona Utara dan Moskona Selatan) di sebelah Timur.
Luas wilayah Kabupaten Maybrat kurang lebih sebesar 5.553 km2 berdasarkan Surat Badan Informasi Geospasial No. B-8.31/ PBW-BIG/IGD.04.04/6/2021, terbagi menjadi 24 distrik (Distrik Aifat Timur, Aifat Timur Tengah, Aifat Timur Jauh, Aifat, Aifat Selatan, Aifat Timur Selatan, Aifat Utara, Aitinyo, Aitinyo Tengah, Aitinyo Utara, Aitinyo Raya, Aitinyo Barat, Ayamaru Selatan Jaya, Ayamaru, Ayamaru Tengah, Ayamaru Barat, Ayamaru Selatan, Ayamaru Jaya, Ayamaru Utara, Ayamaru Utara Timur, Ayamaru Timur, Ayamaru Timur Selatan, Mare, dan Mare Selatan). Wilayah ini terdiri atas 259 kampung dan 1 kelurahan (Kelurahan Ayamaru), terdiri dari 8 kampung berada di lembah, 210 kampung di lereng/puncak dan 42 kampung berada di dataran.
Topografi
Kabupaten ini memiliki topografi sebagian besar daerah pegunungan.
Berdasarkan Stasiun Meteorologi di Kota Sorong menunjukkan bahwa suhu terendah tercatat sebesar 22,70oC (pada bulan September tahun 2024) dan suhu tertinggi tercatat sebesar 34,50oC (pada bulan Maret tahun 2024). Rata-rata suhu selama tahun 2024 sebesar 27,46oC. Kelembaban udara rata-rata sebesar 83,88%, tertinggi pada bulan Juni (87,80%) dan terendah pada bulan Fenruari (79,05%); kecepatan angin rata-rata 2,13 knot, dengan kecepatan maksimum pada bulan Desember (9,77 knot); tekanan udara rata-rata sebesar 1.009,49 mbar, tertinggi pada bulan Agustus (1.011,12 mbar) dan terendah pada bulan Mei (1.008,09 mbar). Jumlah curah hujan terendah tercatat 34,00 mm/bulan (Februari 2024) dan tertinggi 1.030,1 mm/bulan (Agustus 2024), dengan rata-rata sebesar 378,51 mm/bulan. Sedangkan jumlah hari hujan rata rata tahun 2024 pada angka 27,08 hari, dengan rata rata penyinaran matahari sekitar 5,35 jam.
Demografi
Penduduk asli Kabupaten Maybrat adalah Suku Maybrat yang dibagi menjadi beberapa Sub Suku yaitu: Ra ro Maru (orang Maru) adalah Sub-Suku yang tinggal di sekitar Danau Ayamaru; Ra ro Mare (orang Mare) adalah Sub-Suku adalah Sub-Suku yang tinggal di bukit – bukit di sebelah danau Ayamaru, Ra ro Aifat /to Brat (orang Aifat) adalah Sub-Suku yang tinggal disebelah timur dan Ra ro Aitinyo (orang Aitinyo) adalah Sub Suku yang tinggal di Distrik Aitinyo disamping itu ada juga Sub Suku Yumases (mencakup distrik Ayamaru Utara dan Mare.
Penduduk Maybrat berdasarkan Proyeksi Penduduk Penduduk Maybrat berdasarkan Proyeksi Penduduk Interim 2020-2030 pada tahun 2024 sebanyak 45.561 jiwa yang terdiri atas 23.865 jiwa penduduk laki-laki dan 21.696 jiwa penduduk Perempuan (rasio: 110,0). Laju pertumbuhan penduduk tercatat 2,57% dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 61,83.
Ketenagakerjaan
Terdapat 29.500 orang di Kabupaten Maybrat tahun 2024 merupakan angkatan kerja dengan 28.450 orang berstatus bekerja dan sisanya (1.050 orang) pengangguran terbuka. Diantara penduduk dengan status bekerja tersebut didominasi oleh penduduk yang berstatus sebagai buruh/karyawan/ pegawai (8.950 orang). Sedangkan non Angkatan Kerja tercatat 6.883 orang, terdiri dari 2.468 orang yang bersekolah; 2.874 orang mengurus rumah-tangga; dan 1.541 orang berkegiatan lain-lain. Tingkat Partisipasi Angakatan Kerja tahun 2024 di Kabupaten Maybrat sebesar 81,19%.
Budaya
Di dalam masyarakat Maybrat dikenal orang-orang tertentu yang dapat berhubungan dengan dunia gaib, golongan orang tersebut disebut Wofle. Mereka yang memimpin upacara-upacara adat disebut Tochmi dan ra uon, ada yang menjadi dukun untuk mengobati penyakit dengan ramuan-ramuan gaib disebut Bofit, dan ada yang melakukannya untuk membunuh, mempengaruhi orang lain disebut bo mbaw. Di samping golongan-golongan ini juga terdapat beberapa golongan yang disebut kabes fane. Di tanah Papua lebih dikenal dengan swanggi. Golongan orang yang memegang ilmu hitam dan bisa merubah wujud menjadi apa saja. Orang-orang tersebut mendapat pendidikan di lembaga tradisional yang disebut wion (rumah berhala), tetapi lembaga tersebut telah dimusnahkan oleh pemerintah Belanda tahun 1967. Untuk melindungi masyarakat atau penduduk dari hal-hal seperti ini, maka masyarakat Maybrat mengadakan upacara-upacara tradisional untuk memohon perlindungan dari roh roh nenek moyang mereka. Salah satu Upacara adat yang diselenggarakan adalah upacara pada masa kehamilan yang di sebut Morus Tere.
PENDAPATAN DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)
Angka sementara Kabupaten Maybrat tahun 2024 Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku menurut lapangan usaha bernilai 863.407,90 Juta Rupiah. Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan menurut lapangan usaha Kabupaten Maybrat tahun 2024 berdasarkan angka sementara adalah senilai 506.672,74 Juta Rupiah.
Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Maybrat tahun 2024 sebesar 3,45%.
Kontribusi PDRB terbanyak ada dari Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib yaitu 42,45%; disusul oleh Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (24,04%); dan Sektor Konstruksi (15,12%).
SARANA DAN PRASARANA INVESTASI
SARANA DAN PRASARANA INVESTASI
Bandara

Ada dua bandara di kabupaten Maybrat yang beroperasi, yakni: Bandara Kambuaya yang bisa didarati oleh pesawat sejenis DHC6-300, dan Bandara Ayawasi.
Bandara Kambuaya adalah Bandara Kelas III dengan Kode ICAO: WASU dan Kode IATA: KBX ini memiliki fungsi sebagai pintu gerbang perdagangan dan perhubungan; sebagai sarana transportasi bagi pedalaman di Kabupaten Maybrat; dan sebagai penghubung dengan Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Daya, dengan Susi Air sebagai Maskapai Penerbangan yang melayani tujuan Manokwari.
Bandar Udara Ayawasi (Kode IATA: AYW, dan Kode ICAO: WASA) adalah bandara di Ayawasi, Distrik Aifat Utara yang merupakan bandar udara perintis yang melayani penerbangan dari dan ke Sorong serta dari dan ke Manokwari. Saat ini pesawat terbesar yg mendarat adalah pesawat Twin Otter. Bandara ini awalnya merupakan Bandara Misi Katolik yang dibangun pada tahun 1956, yang selain melayani Misi Katolik juga digunakan sebagai sarana transportasi untuk menjual hasil bumi berupa getah damar. Tahun 1986 bandara Ayawasi dialihkan pengelolaannya ke Kementrian Perhubungan. Tahun 2011 berubah menjadi Bandara kelas IV Ayawasi dan pada tahun 2013 menjadi UPBU Kelas III Ayawasi.
Pelabuhan

Kabupaten ini tidak memiliki Pelabuhan laut, transportasi laut dilakukan melalui Pelabuhan Sorong dan Pelabuhan Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan.
Perbankan

Bank yang ada di Kabupaten Maybrat adalah Bank Papua dan juga jasa perbankan secara online seperti AGEN BRI LINK dan BNI LINK.
FASUM DAN FASOS LAINNYA
FASUM DAN FASOS LAINNYA
Pendidikan
Dalam menunjang pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Maybrat, pendidikan memiliki peranan penting dalam mewujudkan hal tersebut. Terdapat 66 Sekolah Dasar (SD) terdiri dari 22 sekolah dengan status negeri dan 44 sekolah dengan status swasta. Kabupaten Maybrat memiliki 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan status negeri dan 10 unit berstatus swasta; sementara terdapat 13 Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan 11 berstatus negeri dan 2 berstatus swasta; dan 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan status negeri.
Kesehatan
Terdapat fasilitas kesehatan di Kabupaten Maybrat diantaranya 1 Rumah Sakit Pratama di Distrik Aifat, 1 Poliklinik di Distrik Aifat Utara, 17 Puskesmas (3 Puskesmas Rawat Inap dan 14 Puskesmas Non Rawat Inap), dan 37 Puskesmas Pembantu, serta 4 Apotik di Distrik Aifat (1 unit), Ayamatu Tengah (2 unit) dan Ayamaru Timur (1 unit). Di samping itu, terdapat tenaga kesehatan yang terdiri atas 5 tenaga medis (termasuk dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi), 77 tenaga keperawatan, 44 tenaga kebidanan, 12 tenaga kefarmasian, 12 tenaga kesehatan masyarakat, 11 tenaga kesehatan lingkungan, 7 tenaga ahli gizi, dan 9 tenaga ahli teknik biomedika.
FASILITAS PERDAGANGAN
Kabupaten Maybrat terdapat 254 Toko kelontong yang menyediakan keperluan sehari-hari rumah tangga. Warung Kelontong tersebut tersebar di setiap distrik di Kabupaten Maybrat (data tahun 2022).
PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KABUPATEN MAYBRAT
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Maybrat merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non-perizinan secara terpadu. DPMPTSP bertujuan untuk meningkatkan investasi dan kemudahan berusaha di Kabupaten Maybrat dengan memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Lembaga ini berperan sebagai garda terdepan dalam menarik investor melalui berbagai program dan inisiatif yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan didukung oleh sistem pelayanan yang modern dan SDM yang kompeten, DPMPTSP Kabupaten Maybrat berkomitmen untuk mewujudkan iklim investasi yang kondusif, serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan pelaku usaha. Melalui inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, DPMPTSP terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan guna memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Maybrat.

Visi dan Misi
VISI
Menjadi instansi pemerintahan yang inovatif, responsif, dan transparan dalam melayani masyarakat serta berperan aktif dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
MISI
- Meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pelayanan publik yang cepat, tepat, dan transparan.
- Mengembangkan sistem berbasis teknologi pelayanan informasi yang memudahkan masyarakat.
- Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan.
MOTTO
“Pelayanan Prima untuk Masyarakat Sejahtera”
Perizinan di Kabupaten Maybrat:
- Izin Jam Operasional Toko Modern (IJOTM) – Bidang Usaha Perdagangan
- Izin Kerja Tenaga Teknis Kefarmasian – Bidang Usaha Kesehatan
- Izin Paramedik Veteriner Pelayanan Kesehatan Hewan – Bidang Usaha Peternakan
- Surat Keterangan Penelitian – Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
- Izin Penyelenggaraan Reklame
- Izin Usaha Industri
- Izin Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian Bagian Jalan Kabupaten/Kota.
POTENSI DAN PELUANG INVESTASI
KABUPATEN MAYBRAT
POTENSI DAN PELUANG INVESTASI
KABUPATEN MAYBRAT

Sektor Pertanian, Peternakan, Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Kangkung menjadi komoditas sayuran semusim yang memiliki volume produksi tertinggi di Kabupaten Maybrat tahun 2023 sebesar 54,4 ton. Sedangkan pisang menjadi komoditas buah-buahan tahunan dengan volume produksi tertinggi di Kabupaten Maybrat tahun 2023 sebesar 4,4 ton. Jenis tanaman sayuran yang ada di Kabupaten Maybrat (data 2023) adalah: bayam (17 ha; 26,3 ton); cabe rawit (3 ha; 8,5 ton); tomat (2 ha; 6 ton); buncis (5 ha; 6,3 ton); kacang panjang (6 ha; 15 ton); kangkung (11 ha; 54,4 ton); dan petsai (16 ha; 32,4 ton). Sedangkan buah-buahan terdata: Alpukat (1,9 ton); duku (3,9 ton); durian (7,07 ton); jambu air (1,6 ton); jeruk lemon (0,1 ton); mangga (0,1 ton); nangka (4,08 ton); nenas (2,74 ton); papaya (1,92 ton); pisang (4,90 ton); rambutan (3,92 ton); dan sukun (3,05 ton). Memperhatikan kontur tanah di wilayah Kabupaten Maybrat, komoditas pertanian yang perlu dikembangkan dengan menggunakan lahan Perkebunan adalah kacang tanah, keladi, kacang merah dan budidaya nenas Bogor. Keladi dan kacang tanah merupakan ikon identitas Masyarakat Maybrat, bahkan menjadi lambang dalam logo Pemerintah Daerah.
Keladi
Keladi dan kacang tanah bukan hanya komoditas pangan, tetapi juga simbol berkat dan kemandirian masyarakat A3 (Ayamaru, Aitinyo, Aifat) yang sejak dahulu menggantungkan hidup pada hasil bumi mereka sendiri. Pemerintah Kabupaten Maybrat selalu menggelar pelatihan olah keladi dan kacang tanah menjadi produk modern. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Kabupaten Maybrat.
Kacang Tanah
Taro Taro and peanuts are not only food commodities but also symbols of the blessings and independence of the A3 (Ayamaru, Aitinyo, Aifat) community, who have historically relied on their own agricultural produce for their livelihoods. The Maybrat Regency Government regularly holds training sessions on processing taro and peanuts into modern products. These training activities aim to empower the Maybrat Regency community. Peanuts Total produksi kacang tanah di Kabupaten Maybrat mencapai 169 ton. Jumlah produksi ini dihasilkan dari lahan seluas 153 Ha dengan rata-rata produksi sebesar 1,1 ton per ha. Kini kacang tanah tumbuh di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Maybrat dan dibudidayakan hampir oleh semua warga yang mengandalkan mata pencaharian dari hasil pertanian. Selain itu, hal ini juga terjadi karena adanya upaya pemerintah dalam mendorong program budaya menanam, yakni gerakan untuk mengembalikan aktivitas pertanian sebagai sebuah kegiatan budaya.
Masyarakat di Kabupaten Maybrat kini sudah mulai mengolah kacang tanah menjadi produk kacang tanah kemasan untuk oleh-oleh. Meski demikian, kacang tanah sebenarnya masih memiliki potensi lain yang menjanjikan keuntungan berlipat ganda. Terutama karena kacang tanah lebih dari sekadar camilan. Kacang tanah memiliki nilai gizi yang tinggi, permintaan pasar yang stabil, dan juga memiliki beragam produk turunan di industri makanan dan minuman. Mulai dari selai kacang, minyak goreng, hingga berbagai jenis kue dan makanan ringan.
Potensi ekspor kacang tanah di Indonesia juga sangat besar. Negara-negara di Asia Timur, Eropa, dan Amerika Utara memiliki permintaan yang tinggi terhadap produk olahan kacang tanah, seperti mentega kacang dan tepung kacang. Oleh karena itu, kacang tanah merupakan komoditas yang memiliki potensi investasi yang sangat menjanjikan.
Kacang Merah
Potensi ekspor kacang tanah di Indonesia juga sangat besar. Negara-negara di Asia Timur, Eropa, dan Amerika Utara memiliki permintaan yang tinggi terhadap produk olahan kacang tanah, seperti mentega kacang dan tepung kacang. Oleh karena itu, kacang tanah merupakan komoditas yang memiliki potensi investasi yang sangat menjanjikan. Kabupaten Maybrat menjadikan kacang merah sebagai produk unggulannya. Kacang merah merupakan produk unggulan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Maybrat, karena Maybrat sendiri terkenal sebagai wilayah penghasil kacang. Sehingga lewat Dinas Pertanian dikelola untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
Dalam pameran pembangunan yang berlangsung di Aimas Convention Center, produk unggulan kacang merah ini bahkan turut dipamerkan dengan harga yang cukup terjangkau per bungkusnya, sementara produk kacang lainnya dijual dengan harga yang tidak terlalu mahal per bungkusnya.

Sektor Peternakan
Pada sektor peternakan di Kabupaten Maybrat tahun 2023, produksi daging menempati posisi teratas dengan volume sebesar 1,34 ton. Di samping itu, produksi telur ayam dan itik di Kabupaten Maybrat tahun 2023 masing-masing sebesar 145 dan 130 kuintal. Pada sektor perikanan, produksi daging ikan lele dan mujair di Kabupaten Maybrat tahun 2023 masing masing sebesar 30 dan 16 kuintal.

Sektor Industri, Pertambangan, dan Energi
Listrik merupakan salah satu kebutuhan penting dalam melakukan aktifitas sehari hari. Perusahaan BUMN yang bergerak dalam hal ketenagalistrikan di Kabupaten Maybrat masih bergabung dengan Kabupaten Sorong Selatan.

Sektor Transportasi dan Komunikasi
Kabupaten Maybrat pada tahun 2024 memiliki jalan sepanjang 334,41 km, dengan status sebagai jalan Negara/Nasional sepanjang 114,79 km dengan 111,22 km telah diaspal; 219,62 km jalan Provinsi dengan 101,44 km telah diaspal. Jika dilihat dari kondisi jalan pada tahun 2024, terdapat 113,67 km jalan dalam kondisi baik; 92,43 km jalan dalam kondisi sedang; 7,21 km jalan dalam kondisi rusak; dan 121,31 km jalan dalam kondisi rusak berat.
Terdapat 3 Kantor Pos Pembantu yaitu masing masing 1 unit di Distrik Aifat Timur Tengah, Aitinyo Utara. Dan Ayamaru. Sedangkan penerimaan sinyal internet telepon seluler tercatat: 211 kampung (4G/ LTE); 9 kampung (3G/H/ H+/EVDO) dan 4 kampung (2,5G/E/GPRS) serta 2 kampung tidak menerima sinyal apapun yaitu di Distrik Aifat Selatan (1 kampung) dan Aifat Timur (1 kampung).

Sektor Pariwisata
Kabupaten Maybrat memiliki banyak jenis wisata diantaranya Wisata Kali, Wisata Danau dan Wisata Alam. Wisata Kali yang terkenal di Kabupaten Maybrat adalah Kali Segior, Kali Wensi, Kali Ombak, Kali Imsun, dan Sungai Kamundan. Wisata Danau yang menarik di Kabupaten Maybrat adalah Danau Framu dan Danau Uter. Kemudian untuk Wisata Alam di Kabupaten Maybrat ada Gunung Ayoh U atau Petik Bintang.
Selama tahun 2024, terdapat 51.971 orang Wisatawan Nusantara yang melakukan perjalanan wisata ke Kabupaten Maybrat dengan frekuensi kunjungan tertinggi terjadi pada bulan Desember sebanyak 7.656 orang Wisatawan Nusantara. Dibandingkan tahun 2023 (41.201 orang), jumlah ini meningkat sebesar 26,14%.
Di Kabupaten ini tersedia hotel dan juga penginapan, yaitu di Distrik Ayamaru (2 hotel dan 1 penginapan Distrik Aifat (1 Home Stay) dan Distri Aifat Utara (1 penginapan/Home Stay)
OBYEK WISATA KABUPATEN MAYBRAT
OBYEK WISATA KABUPATEN MAYBRAT

Pemberian nama untuk gunung ini didasarkan kegiatan umum wisatawan di gunung ini yaitu melihat bintang bintang di langit, selain itu pemandangan lain berupa keindahan pemandangan Kabupaten Maybrat di malam hari dari ketinggian, matahari terbit, dan terbenam. Lokasi ini bisa diakses menggunakan Jalan Trans-Papua KM 259 antara Sorong (KM 0) menuju arah Manokwari.
Danau Uter merupakan danau yang terletak di daerah pegunungan dan lembah, tepatnya danau ini terletak di Kampung Sris. Akses menuju lokasi wisata ini dapat ditempuh lewat perjalanan udara dari Bandara Kambuaya selama 60 menit kurang lebih dan jalan darat menggunakan kendaraan roda-4 maupun roda-2.


Danau ini terletak di Distrik Ayamaru, ditinjau dari jenisnya, Danau Ayamaru merupakan danau karst (danau yang terbentuk karena pelarutan pegunungan kapur). Danau ini terdiri dari tiga buah danau kecil (Yase, Semtu, dan Jaw). Ketiga buah danau ini menciptakan kaskade dan memiliki luas 980 hektar. Danau ini juga dipercaya sebagai danau tempat tinggal nenek moyang leluhur Suku Maybrat. Akses menuju danau ini dapat dilewati dengan mudah menggunakan kendaraan roda empat ataupun kendaraan beroda dua. Jarak antara danau Ayamaru dengan pusat Kota Kumurkek adalah berkisar antara 1 jam 20 menit. Danau Ayamaru juga merupakan habitat beberapa spesies endemik ikan pelangi Irian.
Terkenal sebagai danau anakan dari Danau Ayamaru. Sebagai danau anakan, artinya lokasi dari Danau Framu juga masih ada dalam satu wilayah dengan Danau Ayamaru. Itulah kenapa masyarakat sekitar sering menyebut Danau Framu ini sebagai Kolam Framu. Daya tarik dari Danau Framu ini terletak pada airnya yang jernih dan bening. Danau Framu memiliki air yang jernih sehingga cahaya matahari bisa memungkinkan proses fotosintetis pada seluruh kolom air dan menyebabkan air tampak hijau toska.


Kali Kaca adalah salah satu destinasi wisata di Distrik Ayamaru Tengah, sekitar 4 jam dari Sorong. Tempat ini bukan lagi destinasi yang asing untuk masyarakat lokal namun belum banyak pengunjung dari luar daerah, bahkan mancanegara, yang mengetahui tempat ini. Air yang mengalir di Kali Kaca ini kebiruan dan sangat jernih. Saking jernihnya, pengunjung bisa melihat bagian dasar sungai dengan mudah. Mengingat tempat ini belum tersentuh pengembang, fasilitas yang ada masih sangat terbatas.
Kali Ombak ini berada di Kampung Seni, Distrik Mare. Masyarakat Kampung Seni menyebut Kali itu sebagai Kali Ombak. Sebab Kali yang berada tepat di pinggiran jalan umum ini memiliki gelombang seperti seolah-olah menyerupai ombak di laut. Penduduk asli di Kampung Seni menjaga Kali Ombak, hutan alam, kali, air dan margasatwa lainnya. Hal inilah yang patut dicontoh agar hutan dan alam tetap lestari, terpelihara hingga anak cucu. Ternyata benar, ada Kali yang memiliki ombak yang sangat dahsyat yang hanya ada di Kampung Seni Mare Maybrat.


Air Terjun Aifat merupakan salah satu destinasi wisata alam yang paling populer di Kabupaten Maybrat. Air terjun ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa, dengan air yang jernih dan dikelilingi oleh hutan hujan tropis yang lebat. Keindahan alamnya yang masih alami dan udara segarnya akan memberikan ketenangan bagi para pengunjung.
Kelebihan Air Terjun Aifat adalah aksesibilitasnya yang relatif mudah, meskipun perjalanan menuju lokasi mungkin membutuhkan kendaraan roda dua atau empat yang tangguh. Kekurangannya adalah fasilitas di sekitar air terjun masih terbatas, sehingga pengunjung perlu mempersiapkan diri dengan matang.
Goa yang terletak di Distrik Mare ini memang masih belum digali secara maksimal potensinya sebagai Objek Wisata. Sempat ada wacana yang menyatakan bahwa Goa Alam Mare dan lingkungan di sekitarnya akan dikembangkan sebagai sebuah Taman Wisata Alam (Geo Park). Terlepas dari kabar seputar Goa Alam Mere, goa ini terletak di kawasan hutan yang masih sangat asri. Akses menuju Goa Alam Mare pun hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Pengunjung harus berhati-hati karena medan tracking route yang harus mereka hadapi cukup menantang.


Merupakan sebuah kampung di Distrik Aifat Timur Tengah. Masyarakat di Kampung Ayata terkenal sebagai Masyarakat Madani yang menjunjung tinggi nilai adat dan budaya. Meskipun demikian, masyarakat ini juga menerima perubahan zaman, terutama modernisasi. Salah satu hal menarik dari Kampung Budaya ini adalah keberadaan rumah tradisional berupa rumah pohon, bagi masyarakat Ayata rumah ini digunakan sebagai tempat beristirahat melepas penat dari pekerjaan seperti bertani dan bercocok tanam, selain itu juga untuk menghindari serangan hewan buas.
Menjelajahi Kampung Adat Maybrat akan memberikan pengalaman budaya yang berharga. Pengunjung dapat melihat rumah-rumah tradisional, mempelajari kearifan lokal masyarakat Maybrat, dan berinteraksi dengan penduduk setempat. Ini merupakan kesempatan untuk mempelajari lebih dalam budaya dan tradisi unik masyarakat Papua Barat. Kelebihan mengunjungi kampung adat adalah kesempatan untuk belajar langsung tentang budaya lokal dan berinteraksi dengan masyarakat. Namun, akses ke beberapa kampung adat mungkin terbatas dan membutuhkan persiapan khusus.


“Morus” artinya melepaskan/memotong, sedangkan “Tere” artinya gelang. Nama tersebut merupakan kiasan yang mengandung makna membebaskan si wanita yang mengandung dan bayinya dari pengaruh kekuatan gaib yang ada di sekitarnya. Upacara ini hanya dilakukan satu kali dalam kehamilan, walau pada masa ini upacara tersebut sudah jarang dilakukan. Upacara ini biasanya diselenggarakan pada setiap kehamilan kecuali pada kehamilan anak perempuan. Upacara ini diadakan setelah diketahui pasti bahwa si wanita telah hamil. Upacara juga diselenggarakan pada pagi hari, dengan anggapan masyarakat bahwa fajar menyingsing merupakan permulaan dari suatu hari yang baru dan memberikan ketentuan baru bagi mahluk hidup.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh pihak keluarga laki-laki (suami) dan diadakan di halaman rumah. Upacara ini dipimpin oleh seorang pria yang sudah berumur dari pihak suami, didampingi oleh kepada adat dari kampung pihak suami untuk memberikan saran-saran kepada pemimpin acara jika hal itu diperlukan. Upacara ini melibatkan semua kerabat dari pihak suami dan istri. Kerabat-kerabat tersebut menurut adat harus ikut mengambil bagian memberikan bahan-bahan yang di perlukan dalam upacara tersebut baik berupa makan/ minum dan lain-lain. Kerabat pihak suami harus membawa kain timur yang akan diberikan kepada pihak istri. Selain kaum kerabat dari pihak suami dan istri hadir pula tokoh-tokoh adat dari kampung maupun klen pihak suami dan istri yang berperan sebagai penasehat adat.
Inti dari kegiatan utama jalannya upacara yaitu; semua Kain Timor yang diserahkan akan disusun teratur secara bersaf diatas lantai rumah. Kain yang harganya paling mahal terletak di urutan pertama dan bagian belakang harganya paling belakang. Kemudian wanita di panggil dan duduk berlutut, setelah itu pihak laki-la ki akan menaruh kain yang paling mahal di atas kepala wanita hamil seraya mengucapkan kata: ey po mese safo morus mamo fari, nebe here moros matak mam tabam yang artinya “hei kekuatan dan kekuasaan gaib dan roh-roh yang tidak baik yang berniat jahat ingin mendatangkan kesusahan dan malapetaka, lepaskan genggamannya dan pergi jauh agar dia melahirkan dengan selamat dan yang lahir hidup Sentosa”. Sementa ra kata-kata itu diucapkan oleh pemimpin upacara, kepala adat yang mendampinginya menghentakkan kaki ke lantai dan secara bergurau mencaci maki keluarga dan kaum kerabat pihak perempuan dengan kata-kata yang sinis. Hal ini melambangkan pengertian bahwa keluarga suami (pihak laki-laki) merupakan keluarga terhormat dan tidak bisa dianggap remeh karena mereka telah berhasil mengumpulkan harta (kain Timor) yang diserahkan ke pihak perempuan. Upacara diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan status keluarga si penyelenggara di mata masyarakat terutama di mata keluarga pihak istri dan kaum kerabatnya.
Dalam masyarakat Maybrat apabila seseorang/satu keluarga dapat mengumpulkan Kain Timor dalam jumlah yang banyak, dan bisa memberikan jumlah banyak kepada pihak lain, maka orang/keluarga itu dianggap orang kaya dan terhormat serta disegani. Masyarakat Maybrat rupa-rupanya sangat menghargai Kain Timor. Memiliki Kain Timor dalam jumlah banyak merupakan gengsi dan menjadi dasar untuk memperoleh kedudukan sebagai tokoh pimpinan tradisional dalam masyarakat. Hal ini terlihat dari penggunaan istilah bobot (orang kaya) yaitu orang yang memiliki banyak kain timur disebut bobot dan seorang bobot biasanya menduduki jabatan kepala klen atau kepala kampung. Solidaritas dan gotong royong antara orang yang berkerabat sangat kuat pada orang Maybrat, yang dalam upacara-upacara cukup besar peranan kaum kerabat dalam membantu bahan maupun biaya yang diperlukan oleh keluarga berkepentingan.

Kontak Investasi:

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya
Jl. Raya Susumuk - Ayamwas, Kumerkek Distri Aifat No. 1 Kabupaten Maybrat - Papua Barat Daya
• CP. Menase Wafom, S.IP., MA (+62 813-4416-2967)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP
• Website : Maybrat.go.id • E-mail : maybrat@office.go.id

