
SAMBUTAN
SAMBUTAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua, Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat-Nya, kami dapat menyusun dan menerbitkan Dokumen Profil Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) beserta data IKM dalam sentra, sebagai salah satu upaya mendukung pengembangan sektor industri di Kota Sabang.
Dokumen ini disusun untuk memberikan gambaran yang lengkap dan akurat mengenai potensi, jenis usaha, komoditas unggulan, sarana dan prasarana, serta tantangan yang dihadapi oleh para pelaku IKM di dalam Sentra. Informasi ini penting sebagai bahan perencanaan, pengambilan kebijakan, promosi investasi, serta peningkatan pembinaan dan fasilitasi terhadap pelaku industri kecil dan menengah.
Seiring dengan arah pembangunan industri nasional yang menekankan pada penguatan struktur industri dan peningkatan daya saing, pengembangan sentra IKM menjadi salah satu strategi yang efektif. Dengan memperkuat sentra, kita tidak hanya mendorong produktivitas, tetapi juga meningkatkan kapasitas kelembagaan dan akses pasar para pelaku usaha.
Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan dokumen ini, khususnya para pelaku IKM, perangkat daerah, serta tim penyusun. Semoga dokumen ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak, baik di tingkat daerah maupun nasional, untuk mendukung penguatan sektor industri kecil dan menengah yang inklusif dan berkelanjutan.
Akhir kata, kami berharap profil sentra IKM ini dapat menjadi referensi penting dalam pengembangan industri berbasis potensi lokal yang berorientasi pada daya saing dan keberlanjutan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Geografis |
05O46’28” - 05O54’28 Lintang Utara dan 95O13’02” - 95O22’36” Bujur Timur |
Luas Wilayah | Area :
122,14 km2 | 122.14 km2
Wilayah Administratif
3 Kecamatan dengan 18 Gampong

VISI MISI
MISI
Mewujudkan
POTENSI SABANG EMAS DALAM BINGKAI KAWASAN SABANG.
Misi :
MERAMU DAN MENYUSUN KEMBALI SEMUA KEARIFAN LOKAL DI BERBAGAI
BIDANG KEAGAMAAN, KEPARIWISATAAN, PENDIDIKAN, PEMBERDAYAAN
EKONOMI MASYARAKAT, OLAH RAGA, KESEHATAN, PERTANIAN DAN PERIKANAN, SERTA PENINGKATKAN PELAYANAN SARANA DAN PRASARANA UMUM.
perencanaan, pembangunan, dan pengembangan di Kawasan Sabang.
pembangunan Pemko Sabang dengan program pembangunan pada Badan Pengusahaan Kawasan Sabang.
menyediakan Zona Berusaha yang nyaman dan kondusif;
prasaran umum yang ramah lingkungan dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan masyarakat.
- Mengoptimalkan semua aset-asetmilik Pemerintah Kota Sabang dan
memberikan arahan agar asetaset milik BPKS dapat segera dioptimalkan.
GAMBARAN UMUM KOTA SABANG
GAMBARAN UMUM KOTA SABANG
Jumlah penduduk Kota Sabang pada tahun 2024 (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sabang) sebanyak 42.717 jiwa (data BPS Tahun 2025 menunjukkan jumlah penduduk 44.042 jiwa), terdiri dari 21.461 laki-laki dan 21.256 perempuan. Sebanyak 21.593 orang termasuk angkatan kerja dan 10.148 orang termasuk ke dalam kategori bukan angkatan kerja. IPM sebesar 79,50.
Secara umum Kota Sabang berada pada ketinggian 28 m di atas permukaan air laut (m dpl). Kondisi morfologinya didominasi oleh pergunungan, yakni sekitar 48,17% dari luas kawasan keseluruhan. Sedangkan secara lebih rinci topografi Kota Sabang meliputi dataran 1,01%, Landai sampai datar 6,03%, bergelombang 31,70%, bergunung 48,17%, sangat curam 14,10 %. Ditinjau dari kemiringan lerengnya Kota Sabang cukup bervariasi, yaitu di daerah Pulau Weh bagian Barat dan di tengah-tengah bagian Timur merupakan daerah yang berbukit dan bergelombang dengan kemiringan lebih dari 15%.
Secara umum, rata-rata curah hujan tertinggi di Kota Sabang selama tahun 2024 terjadi pada bulan Desember, yaitu sebanyak 427,40 mm, 26 hari hujan dan rata-rata penyinaran matahari 3,1 jam. Kecepatan angin rata-rata antara 1,26 dan 3,72 knot. Kelembaban udara rata-rata cukup tinggi, tertinggi terjadi pada bulan Januari sebesar 87,23% dan terendah pada bulan Juli sebesar 70,70%. Tekanan udara rata-rata antara 995,11 dan 998,50 Mbar dan suhu udara rata-rata 26,55 dan 29,15°C.
DUKUNGAN DAN POTENSI PENGEMBANGAN IKM
KOTA SABANG
DUKUNGAN DAN POTENSI PENGEMBANGAN IKM KOTA SABANG
♣ Dukungan Ketersediaan Sumber Daya Alam Akses terhadap bahan baku dan teknologi produksi yang masih terbatas. Hal tersebut disebabkan karena Kota Sabang berada di Pulau Weh yang terpisah dari daratan Sumatera yang kaya akan bahan baku produksi, sehingga sebagian besar bahan baku harus didatangkan dari daerah lain. Namun, Sabang juga memiliki sumber daya alam melimpah, terutama hasil laut yang menjadi bahan baku utama bagi IKM pengolahan makanan.
♣ Dukungan Sumber Daya Manusia Dari 31.741 jiwa yang berusia 15 tahun ke atas, sebanyak 21.593 orang termasuk angkatan kerja. Jumlah ini sangat mendukung perkembangan Industri Kecil Menengah di Kota Sabang.
♣ Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan IKM Upaya perkembangan IKM sendiri dapat dilakukan dengan melihat peluang dari potensi Sumber Daya Manusia sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat setempat. Penekanan pada Pasal 1 Ayat 8 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah menjelaskan pemberdayaan adalah upaya yang dilakukan Pemerintah, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha, dan masyarakat secara sinergis dalam bentuk penumbuhan iklim dan pengembangan usaha terhadap Industri Kecil dan Menengah hingga mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri.
IKM di Kota Sabang, pemerintah menunjuk Disperindagkop dan UKM sebagai landasan wewenang yang dapat mengatur dan mengarahkan untuk meringankan beban masyarakat dalam ketertinggalan. Hal ini dapat diberikan pada pelayanan masyarakat, pemberdayaan, pembinaan serta menjamin kesejahteraan Kota Sabang. Disperindagkop dan UKM berupaya berperan dalam memasarkan produk para pelaku IKM guna memperoleh kesuksesan dan kemajuan Kota Sabang. Bantuan yang dapat ditemui dalam Disperindagkop dan UKM dengan adanya bentuk sosialisasi, festival, pelatihan, sarana dan prasarana serta lainnya.
Kementerian Perindustrian melalui program kemitraan dengan ritel modern berupaya memperluas akses pasar bagi IKM, termasuk yang berada di daerah seperti Sabang. Program ini memberikan peluang bagi pelaku IKM untuk menjual produk mereka di jaringan ritel berstandar internasional.
♣ Dukungan Kalangan Perbankan terhadap IKM.
Keterbatasan modal dan akses pembiayaan, oleh karena itu keikutsertaan para Investor baik dari Dalam maupun dari Luar Negeri, akan sangat menentukan kemajuan IKM di Kota Sabang. Demikian pula dengan dukungan pembiayaan dari berbagai Bank akan sangat diperlukan bagi pengembangan IKM di Kota Sabang.
KEGIATAN PEMERINTAH DALAM UPAYA
PENGEMBANGAN IKM
KEGIATAN PEMERINTAH DALAM UPAYA PENGEMBANGAN IKM
Pemerintah Kota terus berupaya meningkatkan kemampuan para pengusaha yang tergabung dalam Industri Kecil dan Menengah (IKM) ini. Beberapa kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kota Sabang pada tahun 2024 bagi Pelaku usaha dalam IKM yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan manajemen wirausaha IKM dalam mengelola bisnis/usahanya, baik terkait dengan manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia, manajemen produksi, manajemen pemasaran, dan hal-hal yang terkait dengan kewirausahaan. Sasaran kegiatan adalah agar peserta pelatihan dapat memiliki kemampuan dan keterampilan manajemen sehingga dapat menjalankan usaha industrinya secara benar dan sistematis supaya usaha industrinya semakin berkembang dan berdaya saing.
Peserta ditentukan melalui seleksi dan verifikasi lapangan, diprioritaskan bagi pelaku usaha dalam IKM yang telah memiliki produk serta dokumen Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI bidang perindustrian, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) seta memiliki email aktif, hal ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa perlunya legalitas bagi sebuah usaha, dan membuktikan bahwa usaha tersebut telah siap untuk berproses ke arah pengembangan kualitas dan kuantititas produk. Adapun jumlah pelaku usaha dalam IKM yang mengikuti masing-masing jenis pelatihan sebanyak tiga puluh peserta.
Kegiatan tersebut adalah:
A. Pelatihan Tahun Anggaran 2024
- Pelatihan Pengelolaan Bisnis dan Manajemen Wirausaha (Angkatan I – Kelas Kakao)
- Pelatihan Pengelolaan Bisnis dan Manajemen Wirausaha (Angkatan II – Kelas Pangan)
- Pelatihan Pengelolaan Bisnis dan Manajemen Wirausaha (Angkatan III – Kelas Kerajinan)
B. Workshop Tahun Anggaran 2025
- Workshop Pengelolaan Bisnis dan Manajemen Wirausaha (Kelas Kakao)
- Workshop Pengelolaan Bisnis dan Manajemen Wirausaha (Kelas Pangan dan Kerajinan)
Pemerintah Kota Sabang juga melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam kerangka mendukung peningkatan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk industri kecil merujuk pada persentase nilai atau volume komponen atau bahan baku yang digunakan dalam produksi suatu produk yang berasal dari dalam negeri, dibandingkan dengan komponen atau bahan baku impor. Kegiatan dimaksud bertujuan untuk memberikan fasilitas bagi industri kecil dalam memperoleh sertifikat TKDN IK sehingga dapat memperkuat posisi industri kecil dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Sasaran kegiatan adalah agar industri kecil dapat memperoleh sertifikat tingkat komponen dalam negeri untuk industri kecil. Kegiatan fasilitasi TKDN IK yang sudah diselenggarakan pada tahun 2024 memperoleh 175 sertifikat dan pada 2025 memperoleh 184 sertifikat, kegiatan tersebut antara lain adalah:
Kegiatan Fasilitasi Sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri untuk Industri Kecil
Program Pengembangan Kapasitas Pelaku IKM Kota Sabang
A. Pelatihan Tahun Anggaran 2024
💼 Fokus: Penguatan kemampuan manajerial dan kewirausahaan bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).
- Angkatan I – Kelas Kakao
Meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk berbasis kakao melalui strategi bisnis modern. - Angkatan II – Kelas Pangan
Mendorong inovasi produk pangan lokal serta penerapan manajemen usaha yang efisien dan berkelanjutan. - Angkatan III – Kelas Kerajinan
Membangun kreativitas dan branding produk kerajinan untuk memperluas akses pasar.
B. Workshop Tahun Anggaran 2025
🚀 Fokus: Implementasi strategi bisnis berkelanjutan dan peningkatan daya saing IKM unggulan.
- Workshop Kelas Kakao
Pendalaman strategi pemasaran, diversifikasi produk, dan inovasi rantai pasok. - Workshop Kelas Pangan & Kerajinan
Kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan produk unggulan lokal yang adaptif terhadap pasar global.
Dalam bidang Teknis Produksi, Pemerintah Kota juga mengadakan pelatihan-pelatihan yang dimaksudkan guna meningkatkan kemampuan teknis dan operasional peserta sehingga mereka dapat bekerja lebih efisien dan efektif dalam lingkungan produksi. Dalam pelatihan ini termasuk memahami mesin, perangkat lunak, atau metode produksi terbaru, sehingga dengan pelatihan teknis yang tepat, tenaga kerja dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan dalam proses produksi dan menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan IKM. Pelatihan tersbut diselenggarakan selama 45 (empat puluh lima) jam pelajaran dalam waktu enam hari. Pelatihan Teknis Produksi ini telah memberikan pengajaran kepada para pelaku IKM olahan kakao di Kota Sabang tentang proses fermentasi biji kakao, pengolahan kakao, mulai dari sortasi biji, sangrai, pemecahan biji kakao menjadi nib, pasta, lemak, pencampuran pasta menjadi cokelat, cetak dan kemas.
Selanjutnya proses pembuatan bubuk cokelat serta olahan lainnya menjadi aneka makanan dan minuman dari bahan cokelat. Adapun kegiatan pelatihan tersebut adalah :
🍫 Program Peningkatan Kapasitas Teknis Produksi Olahan Kakao Kota Sabang
A. Pelatihan Tahun Anggaran 2024
💡 Fokus: Pengembangan keterampilan teknis dan inovasi dalam pengolahan produk kakao bernilai tambah.
- Pelatihan Teknis Produksi Produk Olahan Kakao – Angkatan I (Tahun 2024)
Meningkatkan kemampuan dasar pelaku usaha dalam teknik pengolahan kakao yang higienis, berkualitas, dan berorientasi pasar. - Pelatihan Teknis Produksi Produk Olahan Kakao – Angkatan II (Tahun 2024)
Peningkatan keterampilan lanjutan dalam diversifikasi produk kakao, disertai program pemagangan ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia untuk memperdalam praktik industri.
B. Workshop Tahun Anggaran 2025
🚀 Fokus: Penerapan teknologi pengolahan modern dan perluasan jejaring industri kakao nasional.
- Workshop Teknis Produksi Produk Olahan Kakao (Tahun 2025)
Menghadirkan pengalaman belajar langsung melalui pemagangan ke UPT TTP Gunung Kidul serta kunjungan ke beberapa perusahaan pengolahan kakao di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dari sisi manajerial juga diselenggarakan jenis pelatihan khusus yakni Kegiatan Pelatihan Manajemen Mutu dan Pengelolaan Sentra IKM yang dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan dalam mengelola fasilitas produksi, termasuk pengaturan proses, alur kerja, dan pengelolaan sumber daya di sentra IKM serta meningkatkan efisiensi operasional, of Small and Medium Industries (SMI) Centres, is also being held. The training program aims to develop skills in managing production facilities, including process management, workflow, and resource management mengoptimalkan penggunaan bahan baku, dan memastikan bahwa proses produksi berjalan lancar. Bentuk kegiatan berupa pelatihan/bimbingan tentang manajemen mutu dan pengelolaan sentra, kunjungan lapangan/praktik kerja lapangan, di kawasan industri atau ke sentra IKM.
Pemerintah Kota Sabang juga menyelenggarakan Kegiatan Focus Group Discussion I dan II Layanan Bisnis Sentra Industri Kecil dan Menengah yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan pengelola sentra IKM dalam memberikan layanan bisnis kepada IKM dalam sentra dan masyarakat umum khususnya melalui implementasi dokumen rencana bisnis pengembangan sentra. Sasaran kegiatan adalah agar pengelola sentra IKM dapat melaksanakan tugasnya meningkatkan kegiatan bisnis sentra IKM agar berkembang sesuai dengan target yang ditentukan.
Guna mendapatkan hasil guna dan daya guna yang diharapkan Pemerintah Kota Sabang juga melakukan Pendampingan pengembangan dan diversifikasi produk bertujuan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan kemampuan serta keterampilan para anggota sentra IKM dalam mengembangkan maupun mendiversifikasi produknya berdasarkan proses produksi yang baik dan benar. Sasaran kegiatan ini adalah agar pelaku IKM dan/atau anggota sentra IKM memiliki kemampuan memproduksi produk yang benar dan berkualitas, serta menghasilkan produk yang lebih bervariasi untuk dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Kegiatan Pendampingan Pengembangan dan Diversifikasi Produk Olahan Kakao/Cokelat Tahun Anggaran 2024 dan 2025 telah memberikan pengajaran kepada para pelaku IKM olahan kakao di Kota Sabang Diversification Mentoring Program for the 2024 and 2025 Fiscal Years has provided training to small and medium industry persons in Sabang Municipality on how to diversify their products. In addition, the activity also provided guidance on proper food processing, product marketing through e-catalogues and social media, and the mechanism for obtaining halal tentang cara mendiversifikasi produknya, di samping itu, pada kegiatan ini turut diberikan pendampingan terhadap pengolahan pangan yang baik, pemasaran produk melalui e-kataloq dan media sosial serta mekanisme perolehan sertifikat halal. Secara umum dari kegiatan Pendampingan Pengembangan dan Diversifikasi Produk diperoleh beberapa hasil berikut :
a. Pendampingan membantu pelaku IKM untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Dengan adanya pendampingan tentang teknik diversifikasi produk dan pengolahan yang baik, telah menghasilkan produk olahan yang lebih berkualitas.
b. Pendampingan membuka peluang bagi para pelaku IKM untuk mengembangkan berbagai produk olahan kakao, seperti cokelat batangan, minuman cokelat, hingga bahan baku makanan lainnya seperti bubuk kakao. Diversifikasi ini membantu mereka untuk tidak bergantung pada satu jenis produk dan meningkatkan pendapatan.
c. Dengan adanya inovasi dan diversifikasi produk, pelaku IKM olahan kakao dapat lebih kompetitif di pasar global. Produk olahan kakao yang unik dan berkualitas memiliki peluang lebih besar untuk diterima di pasar internasional, yang dapat membuka peluang ekspor.
d. Diversifikasi produk juga memberikan peluang untuk meningkatkan pendapatan pelaku IKM olahan kakao. Dengan memiliki lebih banyak produk untuk dipasarkan, mereka dapat menjangkau lebih banyak segmen pasar dan meningkatkan profitabilitas usaha.
e. Pendampingan memberikan edukasi mengenai cara baru dalam mengolah kakao, seperti pembuatan produk dengan teknologi tepat guna. Hal ini membantu pelaku IKM untuk lebih terampil dalam menghadapi tantangan pasar dan meningkatkan efisiensi produksi.
Dalam upaya untuk meningkatan Pemasaran produk, Pemerintah Kota Sabang menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Pengelola dan Operator Rumah Kemasan yang bermaksud untuk mendorong pengelola maupun operator rumah kemasan agar dapat memiliki kemampuan untuk melakukan pemetaan potensi serta menyusun strategi pengembangan Sentra IKM baik dari segi bisnis maupun teknis produksi sehingga operator dapat memastikan bahwa proses kemasan memenuhi standar kualitas yang diharapkan dan meningkatkan kepuasan pelanggan dan pada akhirnya dapat mengoptimalkan fungsi sentra IKM sebagai wadah untuk pengembangan IKM di Kota Sabang dalam rangka peningkatan nilai tambah, mutu dan kualitas produk IKM.
Pelatihan Pengelola dan Operator Rumah Kemasan telah memberikan peningkatan keterampilan, pemahaman, dan efektivitas dalam menjalankan tugas-tugas yang berkaitan dengan pengelolaan rumah kemasan. Beberapa hal yang didapatkan dari kegiatan ini adalah :
🧠 a. Peningkatan Pengetahuan tentang Proses Pengemasan
Peserta pelatihan, baik pengelola maupun operator, akan memahami secara lebih mendalam seluruh tahapan dalam proses pengemasan — mulai dari penerimaan bahan kemasan hingga pengepakan produk.
Selanjutnya peserta dapat mengidentifikasi dan memastikan bahan kemasan yang digunakan memenuhi standar kualitas dan keamanan yang berlaku.
⚙️ b. Kemampuan Mengoperasikan Peralatan Pengemasan
Operator akan lebih mahir dalam mengoperasikan berbagai mesin pengemasan otomatis maupun manual, serta mampu mengatasi masalah yang mungkin muncul dalam proses pengemasan.
Operator dapat bekerja lebih cepat dan efisien, sehingga meningkatkan produktivitas rumah kemasan.
🎁 c. Peningkatan Kualitas Kemasan
Hasil pelatihan diharapkan dapat menghasilkan pengemasan produk yang lebih rapi, aman, dan menarik, dengan meminimalkan kerusakan produk akibat pengemasan yang tidak tepat.
Peserta pelatihan akan memiliki keterampilan untuk melakukan pemeriksaan kualitas pada bahan kemasan dan produk yang telah dikemas.
Secara keseluruhan, hasil kegiatan pelatihan untuk pengelola dan operator rumah kemasan akan meningkatkan efisiensi, kualitas, dan produktivitas dalam pengelolaan rumah kemasan, serta membekali peserta dengan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan tugas mereka secara efektif dan profesional.
Profil Perusahaan
COKBANG

COKBANG adalah unit usaha unggulan dari Koperasi Produsen Kakao Jaya Mandiri, yang lahir dari semangat pemberdayaan petani kakao lokal Sabang sejak Januari. COKBANG lahir dari kekayaan alam Sabang, dikenal memiliki biji kakao unggulan bercita rasa khas.
Potensi dan Keunggulan Kakao Sabang
COKBANG menjadikan unggulan Sabang sebagai fondasi utama untuk menghasilkan produk cokelat yang autentik dan bernilai tinggi. Setiap produk yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar higienis dan rasa, tetapi juga membawa nilai keberlanjutan. Dengan menerapkan standar mutu yang ketat, setiap biji kakao diolah secara cermat untuk memastikan rasa, aroma, dan kualitas terbaik.
Produk Unggulan COKBANG menghadirkan beragam produk olahan kakao dengan cita rasa autentik khas Sabang, diolah dari biji kakao fermentasi pilihan dengan standar mutu tinggi. Produk unggulan kami meliputi :
- Cokelat Fermentasi Dark 80%
- Cokelat Nibs
- Bubuk Cokelt
- Coklat Varian Rasa
COKINOL
KOPERASI PRODUSEN PEMUDA KREATIF NUSANTARA
Kota Sabang merupakan daerah tujuan wisata, untuk memenuhi permintaan souvenir dan kebutuhan konsumsi wisatawan, maka pemasaran hasil olahan cacao dirasa sangat tepat untuk menjawab permasalahan yang terjadi. Produk yang dihasilkan dari olahan cacao seperti cokelat susu, cokelat gula dan susu dan cokelat pahit. Cokelat merupakan produk olahan cacao yang menjadikannya salah satu konsumsi tingkat dunia dan disukai oleh semua lapisan masyarakat.
Industri pengolahan cacao telah beroperasi sejak tahun 2019, ditandai dengan berdirinya IKM Cokinol diproduksi oleh Koperasi Produsen Pemuda Kreatif Nusantara (KPPKN) Adapun usaha yang dimiliki adalah memproduksi segala macam makanan yang bahan utamanya dari cacao.

PRODUK KERAJINAN KAYU KELAPA KOTA SABANG
Kerajinan kayu kelapa bukan sekadar produk cenderamata, melainkan sebuah inisiatif berbasis lingkungan dan ekonomi, yang menjadi salah satu unit binaan unggulan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kota Sabang.
Pulau Weh memiliki sejumlah besar pohon kelapa yang sudah tidak produktif. Batang batang kelapa tua ini, jika tidak diolah hanya akan berakhir menjadi limbah yang tidak bernilai. Melalui sentuhan tangan terampil dan dukungan Dekranasda, limbah batang kelapa tersebut berhasil diubah menjadi produk yang sangat bermanfaat dan bernilai ekonomis tinggi.

Produk Kerajinan Dari Kelapa
- Peralatan Rumah Tangga
- Gelas, cangkir, dan tempat minuM
- Tempat tisu
- Centong nasi dan sayur
- Mangkuk, celengan, dan teko
- Asbak rokok
- Cobek
- Suvenir dan Hiasan
- Gantungan kunci
- Lampu hias
- Ukiran dari batok kelapa
- Hiasan dinding dan bunga
- Bentuk-bentuk khas Sabang seperti Pulau Weh, penyu, dan lumba-lumba
Tempat Dan Lokasi
- Gerai Dekranasda Kota Sabang: Terletak di Pelabuhan Balohan, Sabang, dekat tempat penjualan tiket kapal cepat.
- Pasar: Produk dipasarkan di toko toko souvenir, bazar, dan media sosial.
- Lokasi Produksi: Kerajinan ini diproduksi di Sabang, tepatnya di daerah Ujong Kareung.

PRODUK OLAHAN NILAM KOTA SABANG
Tanaman nilam ini menghasilkan minyak atsiri yang memiliki nilai jual tinggi serta memiliki potensi ekspor. Di Kota Sabang pengembangan nilam adalah pada budidaya dan produksi bahan mentah (minyak nilam mentah) oleh para petani lokal, terutama di daerah seperti Gampong Batee Shok yang kini memiliki sekitar 20 hektare lahan nilam dengan 30 petani aktif.
Dukungan Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Pertanian dan Pangan dalam mengembangkan potensi nilam antara lain :
- USK Store: Gerai ini, yang diluncurkan oleh Universitas Syiah Kuala (USK) di Pelabuhan Balohan Sabang, menjadi pusat oleh-oleh baru yang unggul dengan produk olahan nilam. Produk produk ini merupakan hasil riset dari Atrisi Research Center (ARC) USK yang dikomersialisasikan. Kehadiran USK Store diharapkan dapat menjembatani produk hasil pertanian, khususnya nilam, dari petani lokal ke pasar wisatawan.
- Pengembangan awal: Budidaya nilam mulai digalakkan
- Petani Lokal dan Kelompok Usaha: Petani nilam di Sabang didorong untuk mengembangkan tanaman nilam sebagai upaya mendongkrak ekonomi lokal termasuk menggalakkan budidaya nilam di Gampong Batee Shok untuk meningkatkan perekonomian petani.
- Dukungan fasilitas: Pemerintah di Gampong Batee Shok telah memperbaiki ketel penyulingan yang ada dan berencana memberikan bantuan bibit serta pupuk untuk mendukung petani.
- Antusiasme petani: Petani menunjukkan antusiasme tinggi terhadap budidaya ini, yang dinilai sebagai peluang ekonomi baru.
Kondisi budidaya Nilam di Kota Sabang
- Luas lahan Saat ini, sekitar 7 hektare lahan telah ditanami nilam.
- Jumlah petani : Terdapat sekitar 30 petani yang terlibat dalam budidaya ini.
- Hasil panen : Beberapa petani telah menghasilkan minyak nilam sejumlah 0,49 ton.
- Pasar : Minyak nilam yang dihasilkan dipasarkan ke Luar Sabang dan memiliki potensi ekspor ke luar negeri dengan harga tinggi.
Revitalisasi Budidaya Nilam
- Nilam (Pogostemon cablin Benth) adalah komoditas perkebunan yang memiliki sejarah panjang di Aceh, termasuk Sabang, dan terkenal secara global karena kualitas minyak atsiri yang tinggi. Pemerintah Kota Sabang telah memulai upaya masif untuk merevitalisasi sektor ini.
- Peluang Ekonomi: Budidaya nilam dilihat sebagai peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Banyak petani di daerah seperti Gampong Bateshok telah mulai memperluas lahan tanam mereka, didorong oleh harga minyak nilam yang menjanjikan di pasar global.
- Dukungan dan Inovasi: Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang mendukung penuh inisiatif ini, dan Universitas Syiah Kuala (USK) telah mendirikan gerai khusus di Pelabuhan Balohan untuk memasarkan produk olahan nilam, menjadikannya oleh-oleh khas baru bagi wisatawan. Hal ini menunjukkan adanya upaya hilirisasi produk nilam, tidak hanya menjual bahan mentah.
PRODUK OLAHAN IKAN KOTA SABANG
Kota Sabang, dengan posisi geografisnya sebagai daerah kepulauan di ujung barat Indonesia, diberkahi dengan hasil laut yang melimpah, terutama ikan tuna. Potensi ini telah melahirkan ekosistem industri pengolahan ikan yang dinamis, digerakkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (IKM) lokal yang inovatif. Industri pengolahan ikan di Sabang didominasi oleh pelaku IKM. Para pelaku usaha ini menjadi tulang punggung dalam mengolah hasil tangkapan nelayan menjadi produk bernilai tambah. Mereka beroperasi dengan skala yang beragam, mulai dari usaha ultra mikro yang memproduksi ikan asin tradisional hingga usaha kecil yang memproduksi camilan kemasan modern.
Inovasi Produk Olahan Ikan
Produk olahan ikan dari Sabang sangat beragam dan menjadi oleh-oleh khas yang wajib dibawa pulang wisatawan, seperti :
- Keripik Ikan Layaran: Salah satu camilan paling populer, keripik gurih ini terbuat dari ikan layaran segar yang diolah hingga renyah.
- Ikan Kayu (Keumamah): Produk legendaris Aceh yang juga diproduksi di Sabang. Ikan tuna atau cakalang diawetkan melalui proses perebusan, pengasapan, dan pengeringan intensif hingga keras, siap diolah menjadi masakan bersantan pedas.
- Abon Ikan: Inovasi produk awet yang kaya protein, seringkali menggunakan bahan baku tuna atau cakalang.
- Aneka Kue Kering Berbahan Ikan: Pelaku IKM juga kreatif mengintegrasikan bahan ikan ke dalam produk kue kering modern, menambah nilai gizi dan rasa yang unik.
- Ikan Asin: Produk dasar yang menjadi kebutuhan sehari-hari dan juga dipasarkan ke luar daerah.
Dukungan Pemerintah Terhadap Sektor Pengolahan Ikan
Pemerintah Kota Sabang melalui berbagai dinas terkait, seperti Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM), memberikan dukungan aktif. Dukungan tersebut mencakup :
- Fasilitas Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT): Pembangunan fisik SKPT di Gampong Ie Meulee oleh KKP pusat dan pemerintah daerah menyediakan fasilitas modern seperti cold storage (gudang pendingin), pabrik es, dan area pengolahan. Fasilitas ini krusial untuk menjaga mutu bahan baku dan hasil olahan.
- Pelatihan dan Pendampingan: Pemberian bimbingan teknis, pelatihan pengemasan, dan manajemen usaha kepada IKM untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing.
- Bantuan Peralatan: Penyaluran bantuan alat produksi dan pengeringan (misalnya rumah kaca/ greenhouse untuk ikan asin) untuk meningkatkan efisiensi dan higienitas produksi.
Pemasaran Produk Olahan Ikan
Pemasaran produk olahan ikan Sabang mengandalkan beberapa saluran utama :
- Toko Oleh-Oleh Lokal: Mayoritas penjualan terjadi melalui toko oleh oleh yang tersebar di pusat kota, Pelabuhan Balohan, dan area wisata Kilometer Nol.
- Digital Marketing dan E-commerce:
- Pameran : Penjualan melalui even pameran regional maupun nasional yang difasilitasi oleh pemerintah daerah, membantu memperkenalkan produk khas Sabang ke pasar yang lebih luas.
POTENSI IKM KOTA SABANG
POTENSI IKM KOTA SABANG
Usaha Pariwisata & Tour Lokal

Kuliner Khas Sabang

JASA KREATIF

📸 Fotografi Wisata & 🎁 Produk Lokal Unggulan
🚁 Fotografi Wisata & Drone View
Banyak turis menginginkan dokumentasi profesional saat berlibur, mulai dari foto lanskap, aktivitas wisata, hingga pengambilan gambar udara menggunakan drone untuk mengabadikan momen terbaik.
🧵 Souvenir & Kerajinan Lokal
Produk khas seperti anyaman, batik Aceh, serta berbagai olahan hasil laut memiliki daya tarik tinggi dan sangat diminati sebagai oleh-oleh bernilai budaya dan ekonomi.
Bisnis Digital & Affiliate Marketing

Identitas Umum
| No. | Uraian | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Nama Sentra IKM | Sentra IKM Kakao Sabang |
| 2 | Jenis Produk Unggulan | Produk Olahan Kakao |
| 3 | Lokasi Sentra | Jalan Malahayati Jurong Kebun Merica, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Aceh |
| 4 | Tahun Berdiri | Mulai Tahun 2018 |
| 5 | Jumlah IKM dalam Sentra | 9 IKM |
| 6 | Nama Penanggung Jawab / Koordinator | Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Sabang |
| 7 | Legalitas | SK Wali Kota Sabang Nomor 500.9.1/107/2023 |
| 8 | Lembaga Pengelola | Disperindagkop dan UKM bersama Koperasi Produsen Pemuda Kreatif Nusantara |
- 🌿 Fasilitas yang Dimiliki Sentra
- a. Workshop bersama
- b. Showroom atau galeri produk
- c. Gudang bahan baku / produk
- d. Ruang pelatihan
- e. Alat/mesin produksi bersama
- f. Kantor administrasi
-
🌟 Kegiatan Utama Sentra
- a. Produksi dan pengolahan
- b. Pelatihan dan peningkatan kapasitas
- c. Promosi dan pameran
- d. Pemasaran kolektif
- e. Kemitraan bisnis dan distribusi
| Potensi | Permasalahan |
|---|---|
| Bahan baku lokal melimpah | Akses modal terbatas |
| SDM yang terampil | Pemasaran masih terbatas |
| Produk khas daerah | Kurang inovasi desain/kemasan |
| Dukungan dinas terkait | Sertifikasi produk belum merata |
- Fasilitasi sertifikasi produk (Halal, PIRT, BPOM)
- Penguatan kelembagaan pengelola sentra
- Revitalisasi peralatan produksi
- Digitalisasi pemasaran (e-commerce, marketplace)
- Pelatihan dan pendampingan rutin
- Akses pembiayaan (KUR, dana bergulir)
PROFIL DAN DIREKTORI SENTRA IKM
KOTA SABANG 2025
PROFIL DAN DIREKTORI SENTRA IKM KOTA SABANG 2025
📞 KONTAK DAGANG
NIP : 197907301998031001
Pangkat / Gol. Ruang : Pembina Utama Muda, IV/C
NIP : 198207252006041002
Pangkat / Gol. Ruang : Pembina, IV/A
NIP : 197908192010012003
Pangkat / Gol. Ruang : Penata Tingkat I, III/D
No. HP : +62 813-6046-6994
No. HP : +62 812-6314-1825









































































































