Ketua DPW DPW PSI Sulawesi Barat, Fachryan Taslim bersama warga saat pembagian lebih dari dua ribu bibit durian kepada warga di wilayah Gentungan, Kecamatan Kalukku, Mamuju, Minggu, 15 Februari 2026.

Bagikan 2.000 Bibit Durian, PSI Sulbar Bidik Investasi Pertanian Jangka Panjang

Sumber Berita: radarsulbar.fajar.co.id

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia Sulawesi Barat membagikan lebih dari dua ribu bibit durian kepada warga di wilayah Gentungan, Mamuju, Minggu, 15 Februari. Misinya mendorong kemandirian ekonomi serta memperkuat penghijauan kawasan rawan longsor.

Ketua DPW DPW PSI Sulawesi Barat, Fachryan Taslim, mengatakan program tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, durian dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek pasar yang stabil jika dikelola secara berkelanjutan.

“Ini bukan hanya bagi-bagi bibit. Kami ingin masyarakat memiliki investasi jangka panjang. Hari ini kita tanam durian, beberapa tahun ke depan hasilnya bisa menjadi sumber penghasilan,” ujarnya usai kegiatan.

Durian dikenal sebagai komoditas hortikultura bernilai jual tinggi. Dalam satu musim panen, satu pohon produktif dapat menghasilkan puluhan buah dengan harga yang fluktuatif namun cenderung menjanjikan. Jika dikelola secara kolektif, ribuan pohon tersebut berpotensi menjadi sumber ekonomi baru bagi warga Gentungan dalam lima hingga tujuh tahun mendatang.

Tak hanya aspek ekonomi, Fachryan menekankan dimensi lingkungan dari program tersebut. Kawasan perbukitan yang selama ini digarap warga dinilai membutuhkan tanaman keras berakar kuat guna meminimalisasi erosi dan risiko longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi.

“Durian memiliki sistem perakaran yang cukup kuat. Selain memberi hasil ekonomi, juga membantu menjaga struktur tanah di wilayah perbukitan,” tambahnya.

Sejumlah warga menyambut positif bantuan tersebut. Ahmad, salah seorang penerima bibit, menilai program itu dapat menjadi tabungan jangka panjang bagi keluarga petani. Namun ia berharap pendampingan tidak berhenti pada tahap pembagian bibit.

“Kami berterima kasih. Tapi yang paling penting bagaimana perawatannya nanti. Kalau ada pendampingan yang konsisten, kami yakin hasilnya bisa meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.

Harapan itu menjadi catatan penting. Sebab, keberhasilan program berbasis tanaman produktif tidak hanya ditentukan pada jumlah bibit yang dibagikan, tetapi juga pada kesinambungan pendampingan, akses pasar, hingga manajemen pascapanen.

Jika dikelola serius dan berkelanjutan, ribuan bibit yang kini tertanam di Gentungan bukan hanya menjadi simbol kehadiran politik di tengah masyarakat, tetapi juga fondasi ekonomi baru sekaligus benteng hijau bagi kawasan perbukitan.(*)


Print  

Comments powered by CComment

Pengunjung
360352
Hari iniHari ini513
KemarinKemarin366
Minggu iniMinggu ini513
Bulan iniBulan ini9795
TotalTotal360352
Tertinggi 10-07-2025 : 2538
Statistik created: 2026-02-16T19:14:20+00:00
Online
-
© Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
Pengunjung Berdasarkan Negara
Russia 31.9% Russia
Indonesia 27.1% Indonesia
United States 19.3% United States
China 16.4% China

Total:

54

Countries
008930
Today: 10
This Week: 10
This Month: 228
Login Form