Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tabalong Haris Fakhrozi menerima piagam penghargaan dari Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani pada acara penguatan gugus tugas Kota Layak Anak, Kamis (2/11). (ANTARA/HO-Pemkab Tabalong)

Predikat Kota Layak Anak berdampak bagi investasi daerah

Sumber Berita: Antaranews.com

Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menargetkan bisa meraih predikat Kota Layak Anak untuk kategori utama  dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia pada tahun 2024.


"Predikat Kota Layak Anak kategori utama nantinya bisa berdampak positif dalam peningkatan investasi di daerah," jelas Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani di Tabalong, Jumat.

Anang mengakui saat ini 'kiblat' penanaman modal ke Kabupaten Tabalong karena  kini 'Bumi Saraba Kawa' telah menjadi Serambi Depan Provinsi Kalsel dan kawasan penyangga Ibukota Nusantara.

Untuk bisa mencapai target KLA kategori utama tentunya diperlukan kreasi baru dari para pihak termasuk dukungan dunia usaha atau swasta.

Termasuk memperkuat gugus tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan meningkatkan koordinasi bersama stakeholder.

Kepala DP3AP2KB Tabalong Rusmadi mengatakan  KLA mempunyai sistem pembangunan berbasis anak karena  anak  bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan hidup bernegara.

“Perlu ada pengintegrasian komitmen, sumberdaya pemerintah, masyarakat dan dunia sudah yang terencana yang berkelanjutan menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak,” katanya.

Sebelumnya DP3AP2KB Tabalong menggelar acara  penguatan gugus tugas KLA Tabalong dengan  menghadirkan satu narasumber  Kepala PPPA Kalsel, Adi Santoso.


Print  

Comments powered by CComment

Pengunjung
354532
Hari iniHari ini616
KemarinKemarin952
Minggu iniMinggu ini2683
Bulan iniBulan ini3975
TotalTotal354532
Tertinggi 10-07-2025 : 2538
Statistik created: 2026-02-04T10:09:20+00:00
Online
-
© Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
Pengunjung Berdasarkan Negara
Russia 31.1% Russia
Indonesia 27.4% Indonesia
United States 19.6% United States
China 16.7% China

Total:

54

Countries
008723
Today: 11
This Week: 16
This Month: 21
Login Form