Pemerintah Kabupaten Lamongan telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 100 miliar, untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di 50 titik, pada tahun 2026. Kepala Dinas PU Bina Marga Lamongan, Andhy Kurniawan, menyampaikan bahwa fokus utama tahun ini adalah memperbaiki kondisi jalan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.
“Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah, dalam meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Andy, Jumat (20/2/2026).
Andy menjelaskan, selain perbaikan struktur jalan menggunakan beton, pekerjaan juga mencakup pengaspalan ulang, pelebaran di titik tertentu, serta pembenahan drainase untuk mengantisipasi genangan saat musim hujan. “Seluruh proyek ditargetkan berjalan bertahap sepanjang 2026, dengan prioritas pada ruas yang memiliki tingkat kerusakan tertinggi dan volume lalu lintas padat,” ujarnya.
Sebanyak 50 ruas jalan yang menjadi prioritas Pemkab Lamongan tahun ini, tidak hanya ruas jalan di wilayah kecamatan, tapi juga jalan dalam kota. “Untuk ruas jalan dalam kota yang dibangun dalam tahun anggaran 2026 ini, di antaranya, Jalan Pahlawan, Jalan Sumargo, Jalan Veteran, Jalan Laras Liris, Jalan Sunan Giri, dan beberapa ruas jalan dalam gang lainnya,” tuturnya.
Peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendukung pertumbuhan ekonomi, pendidikan, layanan publik, dan meningkatkan daya tarik investasi “Mari kita jaga bersama infrastruktur yang telah dibangun, termasuk tidak menggunakan jalan melebihi kapasitas muatan kendaraan, agar usia jalan bisa lebih panjang,” kata Andy. (fak/aje)














Comments powered by CComment