Kementerian Pariwisata resmi meluncurkan katalog “Paket Tur Gastronomi” yang menghadirkan 15 pelaku usaha sektor gastronomi dengan paket wisata terbaik hasil akselerasi intensif melalui program Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH) 2025.
Langkah ini menjadi strategi baru untuk mengangkat kekuatan rasa dan budaya Indonesia ke level global melalui konsep wisata berbasis pengalaman kuliner. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa sektor gastronomi kini menjadi investasi penting dalam membangun citra Indonesia di mata dunia.
“Melalui program WISH di sektor gastronomi, kami berinvestasi pada kemampuan pelaku pariwisata untuk menyampaikan kisah tersebut," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (3/12) mengutip Antara. Ia menambahkan, salah satu tugas Kementerian Pariwisata adalah menjadikan budaya makan sebagai alat gastrodiplomasi, karena setiap perjalanan rasa Indonesia adalah bagian dari narasi besar budaya bangsa.
Katalog Paket Tur Gastronomi dirancang layaknya sosok "koki" yang meracik elemen pariwisata menjadi perjalanan wisata yang berkesan, berkualitas, dan bernilai tinggi.
Di dalam katalog tersebut, wisatawan bisa menemukan integrasi layanan lengkap mulai dari akomodasi unik, transportasi nyaman, sajian kuliner khas, hingga berbagai atraksi eksklusif. Katalog juga menampilkan profil usaha, produk unggulan, serta unique selling proposition yang siap dipasarkan.
Setiap paket dirancang tak hanya menampilkan keindahan destinasi, tetapi juga menawarkan pengalaman mendalam dan bertanggung jawab, yang memperkaya wawasan sekaligus menumbuhkan kecintaan pada budaya dan alam Indonesia.
Widiyanti berharap katalog ini bisa menjadi jembatan Indonesia menuju panggung dunia.
"Semoga katalog ini membawa rasa Indonesia ke panggung gastronomi dunia, menghadirkan setiap kisah menjadi pengalaman yang otentik, tak terlupakan, dan bernilai tinggi," kata Widiyanti.
Sementara itu, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar Rizki Handayani Mustafa mengungkapkan besarnya potensi sektor ini berdasarkan pola belanja wisatawan mancanegara.
Menurut Rizki, komponen terbesar pengeluaran wisatawan asing berasal dari sektor:
- Akomodasi: 37,89 persen.
- Makanan dan minuman, belanja cenderamata, hiburan, dan paket tur lokal: 45,24 persen
Angka ini menunjukkan besarnya peluang produk lokal sebagai penggerak utama industri pariwisata nasional.
"Kami berupaya melakukan diversifikasi di luar pendekatan tradisional untuk mendorong pertumbuhan regional yang lebih merata sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih luas. Program WISH menjadi inisiatif strategis untuk memperkuat ekosistem pariwisata," kata Rizki Handayani.
Bagi para pelaku usaha, Rizki berharap katalog ini bisa menjadi sumber inspirasi.
"Pariwisata bukan hanya menjual tempat, tetapi ruang kolaborasi tanpa batas, kemitraan inovatif yang menggabungkan berbagai jenis usaha dan produk, sekaligus menjangkau berbagai segmen pasar," kata Rizki lagi.
Rizki menambahkan bahwa katalog ini dirancang untuk membuka wawasan dan menghadirkan pengalaman segar bagi wisatawan melalui perjalanan yang autentik dan penuh makna.
Adapun katalog "Paket Tur Gastronomi" kini sudah tersedia dan dapat diunduh melalui pranala resmi: bit.ly/katalogturgastro2025














Comments powered by CComment