Pantai Tanjung Kerasak Bangka Selatan. Foto: Irwanto Disparbudkepora Babel.

Pariwisata Babel Tumbuh Pesat, 723 Destinasi Siap Diandalkan

Sumber Berita: faktaberita.co.id

Pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan geliat yang semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir. Pemulihan ekonomi masyarakat pasca-pandemi ikut mendorong peningkatan mobilitas wisatawan, sementara berbagai destinasi wisata, mulai dari pantai, geosite, hingga kawasan budaya kian dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional.

Kabid Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Dinas Parbudkepora Babel, Irwanto, menilai kondisi ini sebagai fase penting kebangkitan sektor pariwisata daerah. “Pariwisata Babel ke depan sangat prospektif untuk dikembangkan. Ekonomi masyarakat sudah jauh membaik dan destinasi kita semakin ramai dikunjungi,” ujarnya.

Optimisme itu bukan tanpa data pendukung. Hingga tahun 2025, tercatat 608.259 wisatawan berkunjung ke Bangka Belitung, terdiri dari 599.585 wisatawan nusantara dan 8.674 wisatawan mancanegara, menurut data Badan Pusat Statistik.

Meski data tahun 2026 belum dirilis, tren peningkatan kunjungan tampak jelas dari berkembangnya fasilitas akomodasi, bertambahnya hotel dan penginapan, serta semakin padatnya aktivitas wisata terutama di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Bangka.

Bangka Belitung kini memiliki 723 Daya Tarik Wisata (DTW) yang tersebar di tujuh kabupaten/kota. Kabupaten Bangka Barat mencatat 128 DTW, Kabupaten Bangka 136, Kota Pangkalpinang 59, Bangka Tengah 74, Belitung 80, Belitung Timur 161, dan Bangka Selatan 85.

Keberagaman daya tarik ini diperkaya dengan keberadaan 100 desa wisata, yang terbanyak berada di Kabupaten Belitung dengan 24 desa, disusul Belitung Timur 21, Bangka Barat 17, Bangka 14, Bangka Selatan dan Bangka Tengah masing-masing 11, serta dua desa wisata di Pangkalpinang.

Jenis wisata yang paling diminati wisatawan meliputi wisata alam, wisata budaya, wisata buatan, serta agro wisata. Keunggulan utama Babel tetap bertumpu pada panorama pantai dan pulau-pulau eksotis, seperti Pulau Lengkuas, Pulau Putri, Geosite Pantai Tanjung Kelayang, dan Geosite Pantai Burong Mandi, serta destinasi pesisir lainnya seperti Pantai Parai Tenggiri, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Tanjung Kerasak, Pantai Pasir Padi, hingga Danau Pading.

Selain alam, wisata sejarah dan budaya turut memperkuat karakter daerah, antara lain Museum Timah di Mentok dan Pangkalpinang, Wisma Ranggam dan Pesanggrahan Bukit Menumbing yang pernah menjadi lokasi pembuangan Bung Karno dan Bung Hatta, serta bangunan pertahanan bersejarah seperti Benteng Toboali. Warisan budaya lokal seperti tradisi Buang Jong di Belitung dan Rumah Adat Gebong Memarong milik Suku Lom di Dusun Air Abik Kabupaten Bangka menambah kekayaan narasi wisata Babel.

Kekuatan pariwisata Bangka Belitung juga tercermin dari kulinernya yang beragam dan bercita rasa khas, mulai dari lempah kuning, lempah darat, Gangangan Belitung, Mie Koba, hingga berbagai jajanan seperti martabak, otak-otak, dan lakso.

Irwanto menyebutkan bahwa faktor kuliner dan budaya justru sering menjadi pintu masuk emosional bagi wisatawan untuk kembali datang.

Di tengah peningkatan kunjungan ini, Babel bersiap memasuki fase baru konektivitas internasional. Pada Mei 2026 mendatang, dijadwalkan dibuka penerbangan internasional langsung dari Bandara Changi Singapura melalui maskapai Scoot Air menuju Bandara Internasional HAS Hanandjoeddin Belitung. Menurut Irwanto, pembukaan rute tersebut akan membuka peluang lebih luas bagi wisatawan mancanegara. “Penerbangan langsung dari Singapura ini akan sangat strategis bagi Babel. Ini peluang besar untuk memperkenalkan destinasi kita ke pasar internasional,” terangnya.

Dengan potensi alam, budaya, dan konektivitas yang terus berkembang, pemerintah daerah melihat masa depan pariwisata Bangka Belitung berada pada jalur positif. Irwanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat promosi dan pengembangan destinasi.

“Kita memiliki modal besar. Tugas kita memastikan destinasi tetap berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya.


Print  

Comments powered by CComment

Pengunjung
363394
Hari iniHari ini934
KemarinKemarin991
Minggu iniMinggu ini3555
Bulan iniBulan ini12837
TotalTotal363394
Tertinggi 10-07-2025 : 2538
Statistik created: 2026-02-20T19:39:14+00:00
Online
-
© Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
Pengunjung Berdasarkan Negara
Russia 34.0% Russia
Indonesia 26.2% Indonesia
United States 18.7% United States
China 15.8% China

Total:

56

Countries
009265
Today: 87
This Week: 345
This Month: 563
Login Form