Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sleman langsung bergerak cepat usai pelantikan pengurus masa bakti 2025-2030. Wujudnya dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Sleman.
Langkah ini guna memperkuat ekonomi daerah dan mengembangkan sektor pariwisata. Khususnya, di wilayah Sleman utara.
Langkah awal tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan Bupati Sleman Harda Kiswaya di ruang kerja bupati, Rabu petang (18/2/2026). Pertemuan ini menjadi penanda dimulainya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah. Terutama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi untuk mendukung program prioritas daerah, terutama penguatan sektor ekonomi dan pengembangan pariwisata di Sleman Utara,” jelas Ketua Kadin Sleman Yudi Prihantana dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/2/2026).
Menurut Yudi, Kadin Sleman juga akan melakukan pemetaan potensi dan sebaran pelaku usaha di seluruh wilayah. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun strategi pengembangan sektor unggulan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Dengan data yang akurat, intervensi program akan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya. Bupati Harda Kiswaya menyambut baik komitmen Kadin Sleman. Dia menegaskan, dunia usaha merupakan mitra penting pemerintah dalam memperkuat ekonomi daerah.
Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Lebih dari itu juga membutuhkan dukungan aktif dari pelaku usaha. Terlebih untuk menciptakan investasi dan membuka lapangan kerja.
“Silakan berkoordinasi dengan OPD terkait. Pemerintah siap mendampingi agar komunikasi berjalan efektif dan program bisa selaras,” ujarnya. Harda mendorong adanya tindak lanjut dari pertemuan pertama. Arahannya agar jajaran pengurus Kadin Sleman melakukan audiensi lanjutan dengan sejumlah organisasi perangkat daerah.
Dia menilai, langkah ini tepat untuk menyelaraskan program kerja. Termasuk penguatan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hilirisasi produk lokal, dan optimalisasi potensi wisata. “Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan sektor industri, perdagangan, dan pariwisata di Kabupaten Sleman, sekaligus meningkatkan daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya. (dwi/amd).














Comments powered by CComment